Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Inflasi karena Stimulus

Harga emas menguat pada perdagangan Rabu (13/1/2021), dari penurunan sehari sebelumnya, didukung kenaikan harga konsumen di Amerika Serikat dan ekspektasi bahwa lebih banyak stimulus fiskal dari pemerintahan Joe Biden yang dapat memicu inflasi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, naik US$ 10,7 atau 0,58% menjadi US$ 1.854,90 per ounce.

Ahli strategi pasar senior RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan ekspektasi lebih banyak stimulus, inflasi tinggi dari perkiraan dan pembelian safe-haven yang didorong situasi politik di Amerika Serikat mempertahankan dukungan emas.

BACA JUGA

Harga Emas Antam Melesat Rp 8.000 Per Gram

Departemen Tenaga Kerja pada Rabu (13/1/2021) mengatakan indeks harga konsumen naik 0,4% pada Desember 2021 setelah naik 0,2% pada November. “Ini menunjukkan bahwa ada sedikit kenaikan inflasi, yang selalu mendukung emas,” kata Haberkorn.

Namun penguatan dolar dan patokan imbal hasil obligasi AS 10-tahun mendekati level tertinggi dalam hampir 10 bulan, membatasi kenaikan emas.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang akibat banyaknya stimulus. Namun kenaikan imbal hasil obligasi telah menantang status itu baru-baru ini karena meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Presiden terpilih AS Joe Biden mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan triliunan dolar bagi ekonomi Amerika saat negara itu bergulat dengan krisis virus corona .

Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mengatakan pada Rabu (13/1/2021) bahwa laju pembelian obligasi Fed saat ini akan berlanjut cukup lama, sebuah sinyal bahwa Fed bersedia membiarkan inflasi meningkat. Investor juga memantau pemungutan suara DPR AS tentang pemakzulan kedua Presiden AS Donald Trump.

Logam mulia lainnya, p​​​​erak pengiriman Maret naik 13,7 sen atau 0,54% menjadi US$ 25,572 per ounce. Platinum pengiriman April naik US$ 42,9 atau 4,02% menjadi US$ 1.110,7 per ounce.

Berita terkait: