Gugus Tugas Daerah Tetap Berfungsi Jadi Satgas Penanganan Covid-19

– Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito menegaskan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tetap berfungsi menjadi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Daerah. Demikian disampaikan Wiku Adisasmito yang telah resmi ditunjuk sebagai juru bicara satgas menggantikan Achmad Yurianto setelah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Kami sampaikan terkait peralihan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menjadi Satgas Penanganan Covid-19,” kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Baca juga:  Pemerintah Siapkan Vaksin Covid-19

Dijelaskannya, dengan Perpres No 82/2020 telah dibentuk dua satgas, yakni Satgas Penanganan Covid-19 serta Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional. “Dua satgas ini dibentuk dan terjadi perubahan nama dari gugus tugas menjadi satgas. Karena pada saat Keputusan Presiden (Keppres) sebelumnya untuk gugus tugas hanya ada satu gugus tugas,” ujar Wiku Adisasmito.

Kemudian, lanjut Wiku, karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin penyelesaian masalah kesehatan dan ekonomi berjalan beriringan dan seimbang, maka dibentuk dua satgas. Untuk pembentukan dua satgas ini, dibuat sebuah perpres untuk menggantikan keppres.

Namun bukan berarti Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dibubarkan. Hanya saja, namanya berubah menjadi Satgas Penanganan Covid-19. Dengan begitu, gugus tugas yang ada di daerah tetap berfungsi menjadi Satgas Penanganan Covid-19 di daerah. “Seluruh tugas dari gugus tugas dilanjutkan dan diteruskan oleh Satgas Penanganan Covid-19,” tegas Wiku Adisasmito.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Perpres ini ditandatangani Jokowi pada 20 Juli 2020.

Sebagai gantinya, dibentuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang berada dibawah Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Komite ini terdiri atas tiga unsur, yakni Komite Kebijakan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 serta Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional. Ketua Tim Pelaksana dua satuan tugas ini adalah Menteri BUMN Erick Thohir. Sedangkan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 diberikan ke Doni Monardo dan Ketua Satgas PEN adalah Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin.

Berita terkait: