Generasi Muda Diminta Ingat Perjuangan Palestina untuk Indonesia

Aktivis dan pendiri I nternational Networking for Humanitarian (INH), Muhammad Husein mengingatkan setiap tarikan nafas kemerdekaan yang bisa dihirup masyarakat Indonesia saat ini ada andil Palestina di dalamnya.

Pria yang dikenal dengan sapaan Husein tersebut, meminta Bangsa Indonesia khususnya generasi muda mengingat perjuangan yang dilakukan warga Palestina dalam membantu kemerdekaan Republik Indonesia pada 1945 silam.

Salah satunya, perjuangan mufti Palestina Muhammad Amin Al Husaini. Ia tidak hanya mengakui kemerdekaan Indonesia pertama kali, namun ia juga safari ke berbagai negara Timur Tengah untuk mengakui kemerdekaan Indonesia.

BACA JUGA

Indonesia Ajak Dunia Tolak Rencana Aneksasi Wilayah Palestina

“Beliau adalah mufti besar, dengan semangatnya bepergian ke negara-negara timur tengah lainnya untuk mengakui kemerdekaan Indonesia, tidak ada Amerika Serikat, tidak ada Tiongkok. Negara-negara Arab inilah yang mengakui kita merdeka untuk pertama kalinya,” tegas Husein dalam webinar nasional bertema Mengenal Lebih Dekat Masjid Al-Aqsa yang diselenggarakan INH, Sabtu (21/11/2020).

Selain Syeikh Amin Al Husaini, langkah serupa juga dilakukan Muhammad Taher Ali, saudagar kaya Palestina dan juga seorang jurnalis. Taher Ali mengambil seluruh kekayaannya yang di simpan di bank dan disedekahkan untuk perjuangan rakyat Indonesia saat itu.

“Padahal pada masa itu, Palestina juga sudah mulai dijajah oleh Israel. Tapi orang ini malah menyedekahkan seluruh kekayaannya untuk kita, apakah kita juga memiliki tingkat keimanan yang sama jika ada di posisi itu?” tegasnya.

BACA JUGA

INH Inisiasi Pembangunan Replika Komplek Al-Aqsa di Indonesia

Husein mengatakan, jika masih ada Bangsa Indonesia berkata “tidak perlu jauh-jauh bantu Palestina, di Indonesia saja masih banyak yang susah”, maka menurut Husein, orang tersebut tidak memahami sejarah perjuangan dan urgensi kisah itu.

“Sebagai rakyat Indonesia, kita harusnya malu dengan ucapan tersebut,” tegas Husein.

Berita terkait: