Gejala Umum Penerima Vaksin Covid-19, Pegal di Lokasi Penyuntikan

Sejumlah penerima vaksin Covid-19 produksi Sinovac pada tahap awal mengaku pegal di lokasi penyuntikan. Proses penyuntikan masih akan dilanjutkan dan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

Kapolda Jawa Barat (Jabar), Inspektur Jenderal Ahmad Dofiri merasa ada sedikit pegal di lokasi penyuntikan pascavaksinasi. “Katanya sampai tiga hari bisa pegal, mudah-mudahan tidak begitu,” imbuh Dofiri di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

Dia sempat menunggu hingga lebih dari satu jam pasca penyuntikan untuk mengetahui apakah ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada dirinya. Menurut dia, penyuntikan vaksin ini lebih nyaman bagi dirinya dibandingkan pengambilan swab untuk pemeriksaan Covid-19 dengan metode PCR ( polymerase chain reaction ). “Jadi tidak usah takut (divaksin),” tuturnya, Kamis (14/1/2021).

BACA JUGA

10 Pejabat di Depok Dapat Vaksinasi Covid-19

Dokter Maesa Ranggawati Kusnandar mengungkapkan hal serupa dengan Dofiri usai penyuntikan. “Ada pegal saja, tidak ada gejala yang mengkhawatirkan,” kata Maesa.

Dokter yang bertugas di pelayanan medik RSHS ini juga mengapresiasi jasa vaksinator atau petugas yang menyuntikkan vaksin. Menurut dia, proses penyuntikannya berlangsung cepat dan tidak terasa sakit.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Dewi Sartika mengatakan, proses distribusi vaksin Covid-19 untuk vaksinasi tahap I termin I di tujuh daerah sudah rampung.

Tujuh daerah itu, masing-masing, Kota Bandung (25.000 dosis), Kota Cimahi (3.880 dosis), Kota Bekasi (14.060 dosis), Kota Depok (11.140 dosis), Kota Bogor (9.160 dosis), Kabupaten Bandung (7.560 dosis), dan Kabupaten Bandung Barat (3.960 dosis). Proses penyuntikan untuk Kota Bekasi direncanakan berlangsung pada Jumat, 15 Januari 2021 setelah sehari sebelumnya tim melakukan pemeriksaan kesehatan pada calon penerima vaksin.

Ariel Noah
Sementara itu, vokalis band Noah, Nazriel Irham mengaku tidak merasakan gejala apa-apa 30 menit pasca penyuntikan yang diikutinya di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kota Bandung, Kamis. “Belum merasakan apa-apa. Masih begitu saja, tidak sakit,” kata musisi yang akrab disapa Boril ini.

Boril berpartisipasi sebagai orang yang masuk tahap awal vaksinasi bersama jajaran pimpinan di Kota Bandung seperti Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Bandung Komisaris Besar Ulung Jaya Sampurna, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, serta penulis Risa Saraswati.

“Dikasih kesempatan untuk bisa pertama kali dapat, ya sudah maju duluan. Besar keinginan untuk (kondisi) menuju normal lagi meski tidak seperti dulu. Secepatnya bisa normal baik juga buat musisi di Indonesia,” kata Boril soal keikutsertaannya dalam program vaksinasi ini.

Berita terkait: