Gates Bantah Teori Konspirasi tentang Vaksin Covid-19

Miliarder Bill Gates membantah teori konspirasi yang menuduh pakar teknologi dan filantropi itu ingin menggunakan vaksin corona untuk menanamkan implan alat pelacak pada manusia.

Gates, yang yayasannya telah menyumbangkan jutaan dolar untuk penelitian vaksin dan pengobatan Covid-19 menanggapi sebuah jajak pendapat Yahoo News/YouGov yang menemukan bahwa 28 persen orang dewasa AS percaya teori konspirasi yang menunjukkan bahwa Gates berencana menggunakan vaksin Covid-19 untuk menanamkan microchip pada miliaran orang untuk memantau pergerakan manusia.

“Kita perlu mendapatkan kebenaran di luar sana,” kata Co-Founder Microsoft dan Co-Chair Bill and Melinda Gates Foundation ini dalam wawancara di CBS News dikutip CNBC, Kamis (23/7/2020). 

Baca juga:  Bill Gates: Vaksin Harus untuk Kepentingan Banyak Orang

Dia berharap polemik teori konspirasi akan mereda ketika orang mendapatkan fakta. Dia juga ingin mengakhiri pandemi virus corona .

Konspirasi ini menuduh adanya sertifikasi digital yang membuat orang disisipi implan microchip saat vaksinasi beredar. ID2020 adalah program yang dicurigai oleh orang-orang yang percaya Gates penyebab pandemi Covid-19. Semua bermula ketika Bill Gates dengan semangat menjawab pertanyaan di forum Reddit pada Maret 2020 silam.

“Nantinya, kami akan memiliki sejumlah sertifikat digital untuk menunjukkan siapa yang telah pulih atau diuji baru-baru ini atau kapan ketika kami punya vaksin untuk para penerimanya,” kata Bill Gates.

Mengutip Biometric Update, ID2020 Alliance merupakan program identitas digital baru bekerja sama dengan Pemerintah Bangladesh, aliansi vaksin Gavi, dan mitra lainnya dari pemerintahan, akademisi, dan yayasan kemanusiaan. Program ini ditujukan untuk memanfaatkan imunisasi sebagai kesempatan membangun identitas digital.

Berita terkait: