Faktor U Jadi Alasan Wawalkot Tangsel Benyamin Tak Ikut Divaksin Covid-19

– Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie tidak akan disuntik vaksin Covid-19 Sinovac. Benyamin pun membenarkan ihwal tersebut. Alasannya karena faktor U alias usia. 

Diketahui, kriteria batas usia syarat penerima vaksin Covid-19, yakni 18-58 tahun.

“Saya enggak divaksin karena usia sudah di atas 58 tahun,” kata Ben kepada SuaraJakarta.id —grup —dikonfirmasi Rabu (13/1/2021) malam.

Benyamin Davnie yang lahir di Kabupaten Pandeglang, Banten, lahir pada 1 September 1958. Atau usianya kini sudah menginjak 62 tahun.

Baca Juga: Pasca Vaksinasi Covid-19 di Istana, Begini Kondisi Rais Syuriah PBNU

Calon Wali Kota Tangsel terpilih di Pilkada 2020 itu menuturkan, dirinya tak akan ikut mendampingi Airin melakukan vaksinasi lantaran mau memeriksa penyimpanan vaksin Sinovac .

“Saya besok mau periksa penyimpanan vaksin di gudang farmasi Dinas Kesehatan,” tuturnya.

Ben mengimbau, masyarakat yang terdaftar menerima vaksinasi harus siap dan percaya bahwa vaksin Sinovac aman untuk menekan penyebaran wabah Covid-19.

“Saya menghimbau warga yang akan mendapatkan suntikan vaksin nantinya, akan siap dan tetap menjaga prokes. Jangan ragu-ragu karena vaksinnya sudah mendapat izin edar BPOM dan label halal dari MUI,” tutupnya.

Diketahui, setelah vaksinasi tingkat provinsi, berikutnya bakal dilakukan simulasi vaksinasi tahap pertama di Kota Tangerang Selatan pada Jumat, 15 Januari 2021.

Baca Juga: Rekan Satu Fraksi di PDIP Sindir Ribka: Saya Siap Divaksin

Pelaksanaan simulasi vaksinasi itu bakal dilakukan di dua tempat, yakni Rumah Skait Umum Daerah (RSUD) Tangsel di Pamulang dan Puskesmas Jurang Mangu, Kecamatan Pondok Aren.

Terkini, Pemkot Tangsel telah menerima vaksin Covid-19 Sinovac sebanyak 8.920 dosis dan disimpan di gedung farmasi Dinkes Tangsel.

Kontributor : Wivy Hikmatullah

Berita terkait: