Empat Karyawan PetroChina di Jambi Positif Covid-19

Pandemi virus corona (Covid-19) akhirnya menyebar ke perusahaan minyak dan gas (migas) di Provinsi Jambi. Hal itu ditandai dengan adanya empat orang karyawan perusahaan migas PT PetroChina Jambi terbukti positif Covid-19.

Keempat karyawan PT PetroChina yang positif Covid-19 tersebut hingga Minggu (19/7/2020) masih menjalani isolasi di markas ( basecamp ) perusahaan itu, Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjabbar, Taharrudin di Kualatungkal, Tanjabbar, Jambi, Minggu (19/7/2020) menjelaskan, keempat karyawan PT PetroChina diketahui positif Covid-19 menyusul keluarnya hasil pemeriksaan laboratorium swab  mereka, Sabtu (18/7/2020).

Keempat karyawan PT PetroChina yang positif Covid-19 tersebut yakni pasien 128, laki-laki berusia 41 tahun; pasien 129, laki-laki berusia 35 tahun; pasien 130, laki-laki berusia 44 tahun; dan pasien 131, laki-laki berusia 47 tahun.

“Keempat pasien baru positif Covid-19 di Tanjabbar tersebut memiliki riwayat kontak dengan seorang pasien positif Covid-19 di daerah ini. Keempat pasien tersebut hingga Minggu (19/7/2020) masih diisolasi pihak PT PetroCina di markas mereka. Kami tetap memantau kondisi keempat pasien Covid-19 tersebut,” Taharuddin.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, pasien baru positif Covid-19 di Provinsi Jambi hingga Minggu (19/7/2020) bertambah enam orang. Empat orang pasien berasal dari Tanjabbar, seorang di Kabupaten Tanjungjabung Timur dan seorang di Kota Sungaipenuh.

Dijelaskan, total pasien positif Covid-19 di Provinsi Jambi mulai Maret – Juli ini mencapai 132 orang. Pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 101 orang, meninggal dua orang dan sedang dirawat 29 orang. Pasien positif Covid-19 di Jambi yang dinyatakan sembuh Sabtu (18/7/2020) sebanyak tiga orang, masing-masing dari Kabupaten Tanjabbar, Kota Sungaipenuh, dan Kota Jambi.

Ruang Isolasi

Sementara itu Gubernur Jambi, Fachrori Umar meresmikan pemakaian ruang isolasi baru penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Kota Jambi, Sabtu (18/7/2020). Ruang isolasi memiliki 10 unit tempat tidur.

Dengan demikian RSUD Raden Mattaher Kota Jambi kini memiliki 25 unit. Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di RSUD Raden Mattaher Kota Jambi hingga Minggu (19/7/2020) tersisa sembilan orang.

Pada kesempatan tersebut Fachrori Umar menyerahkan insentif kepada para tenaga medis yang selama ini menangani pasien positif Covid-19 di RSUD Raden Mattaher Kota Jambi untuk dua bulan, Maret dan April. Dokter spesialis mendapatkan insentif Rp 15 juta per orang per bulan, perawat (Rp 7,5 juta) dan tenaga kesehatan lainnya (Rp 5 juta).

 

Berita terkait: