Emas Turun ke Level Terendah 4 Bulan karena Berita Vaksin dan Data Ekonomi

Harga emas turun tajam hampir 2% pada akhir perdagangan Senin (23/11/2020) atau turun ke levelr terendah dalam 4 bulan tertekan data aktivitas bisnis AS yang lebih baik dari positifnya uji coba vaksin Covid-19.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, anjlok US$ 34,6 atau 1,85% menjadi US$ 1.837,80.

“Emas terpuruk di bawah level utama US$ 1.850 setelah rilis PMI AS yang kuat. Tidak ada yang memperkirakan angka yang kuat baik di sektor jasa maupun manufaktur,” kata analis pasar senior OANDA Edward Moya.

BACA JUGA

Harga Emas Antam Stagnan di Rp 977.000

Data pada Senin (23/11/2020) menunjukkan aktivitas bisnis AS pada November naik pada tingkat tercepat dalam lima tahun, meningkatkan optimisme tentang kesehatan ekonomi AS di kalangan investor.

Data positif juga datang setelah AstraZeneca, Inggris, mengatakan vaksinnya sekitar 90% efektif menadang virus tanpa efek samping serius. “Investor beralih kembali ke saham karena,” kata Pendiri Circle Squared Alternative Investments, Jeffrey Sica.

Emas telah melonjak lebih 21% tahun ini, diuntungkan dari daya tariknya sebagai tempat berlindung yang aman terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Logam mulia lainnya, perak pengiriman Desember turun 73 sen atau 3 % menjadi US$ 23,633 per ounce. Platinum pengiriman Januari turun US$ 25,5 atau 2,66% menjadi US$ 931,7 per ounce.

Berita terkait: