Effendi Gazali: Indonesia Pernah Calonkan Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Prof. Dr. Effendi Gazali mengapresiasi gelar Doktor Honoris Causa yang diraih Nurdin Halid (NH) dari Universitas Negeri Semarang (Unnes). Karena dari pengalaman di lapangan empirik, guru besar Universitas Indonesia itu menilai Nurdin Halid pantas mendapatkan gelar kehormatan itu.

Hal itu diungkapkan Effendi Gazali dalam video testimoninya yang ditayangkan terkait acara penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa di Gedung Prof. Wuryanto, Kampus Unnes, belum lama ini.Menurut Effendi Gazali, peluang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022 bersama Australia justru kemungkinan bisa terwujud ketika Nurdin Halid memimpin PSSI. Namun, karena berbagai alasan pencalonan Indonesia akhirnya terhenti karena pemerintah menarik kembali dukungan pencalonan melalui surat resmi kepada Presiden FIFA pada 2010.

Dalam kenyataan, saat ini Indonesia bersama negara-negara Asean kembali mengajukan kepada FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Sebelumnya Indonesia sendiri sudah ditetapkan FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia Yunior (U-20) 2021 yang kemudian ditunda ke 2023 karena pandemi Covid-19.“Kami ditunjuk secara khusus oleh Bapak Nurdin Halid untuk menegosiasikan peluang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Harusnya sih Piala Dunia FIFA 2022 di sini (Indonesia) dalam kerja sama dengan Australia,” ujar Effendi Gazali yang memang berhobi sepakbola.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, Effendi Gazali memberikan ucapan selamat kepada Nurdin Halid. Soal dasar pertimbangan penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa, Effendi Gazali mengatakan hal itu sebagai hak dan kewajiban pihak Universitas Negeri Semarang. Namun, dari fakta lapangan, Effendi Gazali menegaskan bahwa penghargaan itu pantas karena dirinya sangat yakin dan percaya dengan kapasitas kepemimpinan Nurdin Halid di PSSI.

Berita terkait: