Edarkan US$ Palsu Setara Rp 9,8 M, Oknum Wartawan Ditangkap

Petugas dari Satuan Reserse dan Kriminal Umum (Satreskrimum) Polres Metro Kota Tangerang membongkar jaringan pemalsuan uang US$ palsu. Peredaran uang palsu tersebut melibatkan seorang oknum wartawan media online di Tangerang berinisial KR. Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan lembaran US$ palsu yang ditaksir angkanya mencapai Rp 9,8 miliar. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Metro Kota Tangerang, Kombes Sugeng Heriyanto saat menggelar jumpa pers di Mapolres Kota Tangerang, Rabu (22/7/2020).

“Jadi jajaran Reskrium Polres Metro Kota Tangerang mengungkap sindikat pemalsuan uang dolar palsu yang melibatkan seorang oknum wartawan media online Tangerang, berinisial KR. Di mana KR ini berperan sebagai pembuat sekaligus pengedar uang dollar palsu. Dimana satu orang berwarga negara Kamerun bernisial PR yang hingga kini masih dalam pengejaran dan berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO),” ungkap Sugeng.

“Dari hasil pengembangan kami mengamankan uang dollar palsu pecahan 100 US$ sebanyak 6.800 lembar senilai Rp 9,8 miliar. Ada pula uang palsu yang belum dipotong sebanyak pecahan 100 US$,” lanjutnya.

Sugeng menjelaskan, aktivitas KR terbongkar berkat kecurigaan warga di kawasan bermukim di Jalan Raya Salembaran RT 02 / RW 02 Desa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kota Tangerang tempat tersangka mengontrak.

“Jadi warga curiga dengan aktivitas KR ini yang terlihat sering terlihat mengangkut dan menurunkan sejumlah koper di rumah kontrakannya. Lalu, melaporkan kepada petugas. Setelah dilakukan pemantauan, KR ternyata memalsukan uang dolar Amerika palsu. Di mana menurut pengakuan tersangka aktivitasnya ini sudah dijalankan sejak awal tahun 2020,” tuturnya.

“Modus operandinya adalah tersangka KR ini kenal dengan DPO PR ini sejak tahun 2018 di mana PR sempat mengajak KR ini melihat dan mengerjakan pembuatan uang palsu dengan meberikan cairan khusus yang menurut PR dibeli di Kedutaan Amerika Serikat. Lalu mereka meneteskan cairan itu dalam selembar kertas yang sudah dicetak. Dan menurut pengakuan tersangka dia pernah mencoba menukarkan uang dolar palsunya itu di money changer dan berhasil. Namun nanti kita dalami lagi keterlibataanya seperti apa disamping kita juga akan melakukan pengejaran terhadap DPO PR ini yang ternyata juga punya kasus serupa di Polsek Cengkareng, Jakarta Barat,” tegasnya.

Atas perbuatannya tersangka ini, PR sendiri diancam dengan pasal 244 KUHP subsider pasal 245 KUHP terkait pemalsuan mata uang dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. Dan kini PR kini mendekam di tahanan Polsek Teluknaga Tangerang untuk proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut.

Berita terkait: