E-Commerce Lamida Turut Berdayakan Perempuan Indonesia

Industri kecantikan di era digital terus meningkat belakangan ini. Hal tersebut yang kini menjadi perhatian platform e-commerce yang ada dengan berlomba-lomba memenuhi kebutuhan tersebut. Akan tetapi, tidak semua e-commerce mengusung konsep pemberdayaan perempuan.

Itu yang kemudian mendorong e-commerce Lamida hadir dengan upaya membawa pesan tersebut kepada seluruh wanita Indonesia melalui visi misi 3E yakni embrace, encourage, empower.

Melalui visi dan misi tersebut, diharapkan perempuan Indonesia mampu menjadi sebuah karakter yang yakin dengan kecantikan diri sendiri, berani mengekspresikan diri, dan juga berani untuk menjadi lebih dari diri yang sekarang.

“Lamida berusaha melibatkan beauty influencer dan komunitas yang akan mengajak para perempuan Indonesia, khususnya yang ingin menapaki kareir di dunia kecantikan, untuk bisa bersama-sama menjadi ahli dan terampil sehingga keahlian tersebut bisa menjadi pilihan karier yang sifatnya permanen. Saat ini banyak sekali perempuan yang menggemari dunia kecantikan namun hanya sebatas sebagai penonton, padahal mereka ada keinginan untuk memiliki skill tersebut,” ungkap Director Lamida Indonesia, Julia Maramis dalam keterangan persnya, Rabu (15/7/2020).

Permasalahan yang kerap dijadikan alasan wanita berkembang dan mengembangkan bisnis kecantikan. Hal itu yang kemudian membuat Lamida masuk ke pasar kecantikan Indonesia.

“Hadirnya Lamida di sini diharapkan akan dapat menjadi ‘rumah’ yang tak hanya menggali, namun juga mengerti dan akan menerima mereka apa adanya. Dengan platform ini, kami berusaha untuk memberdayakan para perempuan langkah demi langkah, level demi level, hingga mereka ada di level mandiri dan bisa menyebarkan lagi semangat yang diusung Lamida,” tandasnya.

 

Berita terkait: