Dorong Penjualan Kyo Society, Tanrise Property Gandeng Arebi Jatim

Tanrise Property menggandeng Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jatim untuk melakukan program borong jual apartemen Kyo Society.

Baca Juga: Groundbreaking, Kyo Society Mulai Pemasaran Tahap Kedua

Nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Tanrise Property dan Arebi Jatim itu ditandatangi oleh Direktur Penjualan Tanrise Property, Joseph Lukito dan Ketua Arebi Jatim, Rudy Sutanto serta disaksikan oleh CEO dan Founder Tanrise Corp, Hermanto Tanoko, di gedung perkantoran Vosa Surabaya, akhir pekan lalu.

Rudy Sutanto yang juga principal JavaProperty Citraland mengatakan, Tanrise Property mempercayakan Arebi Jatim sebagai wadah para kantor broker properti yang telah memiliki SIUP4, yang menunjukan bahwa kantor broker mereka telah mengantongi izin dari Kemenetrian Perdagangan sebagai Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (P4).

“Melalui kerja sama ini, anggota Arebi Jatim siap borong jual apartemen Kyo Sociatey,” kata Rudy Susanto kepada Beritasatu.com, Senin (13/7/2020).

Baca Juga: Pasar Properti Surabaya Lebih Baik dari Jabodetabek

Rudy menjelaskan, di masa pandemi Covid-19 saat ini para broker cukup antusias melakukan aksi borong jual produk properti bila produk properti itu memenuhi beberapa aspek. Pertama, reputasi developer atau pengembang. Kedua, konsep yang dikembangkan cukup jelas.

“Ketiga, produk yang ditawarkan terbatas atau unit yang tersedia untuk diinvestasikan oleh investor tidak banyak, misalnya hanya 500 unit. Sehingga, dengan begitu peluang atau opportunity untuk meraih capital gain tinggi,” tandas Rudy.

Menurut Rudy, saat pandemi Covid-19 ini sebenarnya adalah peluang untuk mengambil keputusan investasi karena ada dana menganggur yang biasa digunakan untuk membeli barang-barang branded di acara sosialita dan saat ini sangat berkurang karena perubahan social life.

Baca Juga: Tancorp Dorong Pertumbuhan Wirausaha Muda

“Dana tersebut dapat dialihkan dalam bentuk investasi properti yang sangat soft payment dan passive income-nya ke depan bisa buat nyicil pelunasan. Sehingga dalam waktu 3-5 tahun, dapat menikmati passive income dan capital gain,” jelasnya.

Rudy menambahkan, apartemen Kyo Society yang dikerja samakan dengan Arebi Jatim untuk pemasarannya, memenuhi aspek yang menjadi pertimbangan konsumen saat masa pandemi seperti sekarang ini.

“Apartemen ini menyesuaikan jenis pembeli, yaitu dibeli untuk investasi dan passive income yang dipakai sendiri baik untuk anaknya yang akan kuliah di universitas terdekat ataupun yang mempunyai pekerjaan di dekat kawasan industri Rungkut,” tandas Rudy.