DKI Akan Bangun Waduk Seluas 26 Hektare

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini Yusuf, mengatakan, Pemprov DKI akan terus melaksanakan program-program pengendalian banjir pada 2021, sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Salah satunya, pembangunan waduk, situ, dan embung di 4 lokasi wilayah yang bepotensi banjir.

“Kegiatan ini (pembangunan waduk, situ, dan embung) posisinya sedang lelang dan mungkin di sekitar April atau Mei kita akan mulai proses konstruksi,” ujar Juaini saat rapat kerja Dinas SDA DKI bersama Komisi D DPRD DKI Jakarta, Senin (22/2/2021).

Total keseluruhan pembangunan waduk, situ, dan embung tersebut seluas 26,18 hektare. Perinciannya, Waduk Brigif dengan luas 10,33 hektare, Waduk Pondok Rangon 11,55 hektare, Waduk Lebak Bulus 3,83 hektare, serta Embung Wirajasa 0,47 hektare.

BACA JUGA

Wagub DKI Klaim Titik Banjir Berkurang dalam 3 Tahun Terakhir

Juaini mengatakan, Pemprov DKI akan berupaya agar program tersebut selesai sesuai dengan target.

Selain itu, kata Juaini, pihaknya akan mengerjakan program penanggulangan banjir lain di DKI Jakarta, yakni peningkatan kapasitas drainase. Pihaknya akan fokus untuk pembangunan drainase vertikal dengan spesifikasi khusus dan targetnya 5.000 titik di seluruh wilayah.

“Ada beberapa macam drainase yang nanti akan kita buat, untuk sumur resapan dangkal bisa sampai lima meter dengan bahan besi beton jenis kedua dua sumur resapan dalam lokasi berwarna orange dengan kedalaman sekitar 50 meter,” ungkap Juaini.

BACA JUGA

Pembebasan Lahan Waduk dan Kali Tetap Berjalan

Asisten bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta, Yusmada Faizal, memastikan, Pemprov DKI akan tetap konsisten menjalankan program pengendalian banjir sepanjang 2021. Di dalamnya termasuk perencananan-perencanaan yang dilakukan sebelum pembangunan infrastruktur pengendali banjir dilakukan. “Jadi memang kita harus teruskan fokus pada upaya mitigasinya,” tandas Yusmada.

Berita terkait: