Dirjen GTK: Guru Penggerak Cerminkan Gotong Royong

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru saja meluncurkan program Guru Penggerak yakni pelatihan kepemimpinan pendidikan bagi guru di sejumlah daerah yang tersebar di Tanah Air.

Guru penggerak tersebut diharapkan dapat mendorong guru lainnya untuk menerapkan model pembelajaran yang berpusat pada murid.

Diketahui, istilah “penggerak” tidak pernah luput pada berbagai konsep yang dicanangkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim.
Kemdikbud sebelumnya juga telah meluncurkan “Merdeka Belajar 4: Organisasi Penggerak” yang ditujukan untuk menghadirkan ribuan sekolah penggerak di Indonesia.

Selaras dengan guru penggerak, sekolah penggerak diharapkan dapat menggerakkan sekolah lainnya untuk berinovasi. Sedangkan organisasi penggerak memiliki cakupan yang lebih luas dan melibatkan dukungan orang tua hingga organisasi masyarakat.

Besarnya Peran Guru dalam Pembentukan SDM Unggul

“Ini tidak mungkin hanya program-program pemerintah. Ini harus menjadi gerakan kita bersama, gerakan nasional. Jadi, filosofi gotong royong sangat relevan dan itu keunikan bangsa kita,” jelasnya.

Gotong royong, lanjut Iwan, juga dapat menjadi modal utama untuk meningkatkan daya saing Indonesia di dunia.

“Tujuan kita untuk Indonesia, anak-anak Indonesia, sehingga kebersamaan dan kemitraan semakin kuat. Dengan menggandengkan tangan, berbagai macam kekuatan saling isi mengisi,” tutup Iwan.

Berita terkait: