Diikuti Ribuan Guru, Pengajar Muda Musi Rawas Sukses Gelar Webinar Pendidikan

– Sejak Maret 2020, seluruh sekolah dan kampus di Indonesia menggelar pendidikan dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19. Untuk siswa dan guru di wilayah perkotaan, mungkin metode PJJ daring cukup mudah dilakukan. Namun untuk mereka yang berlokasi di daerah pelosok, PJJ daring maupun luring, cukup sulit diwujudkan karena terbatasnya fasilitas.

Salah satunya adalah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Di tengah pandemi dan keterbatasan akses internet, para pendidik harus bekerja lebih ekstra agar pembelajaran tetap berjalan maksimal.

Oleh karena itulah, Pengajar Muda angkatan XVIII dari Yayasan Indonesia Mengajar, dibantu Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Rawas, memutuskan untuk menggelar webinar pendidikan dengan tema “Pendidikan di Tengah Pandemi: Belajar di Rumah Tanggung Jawab Siapa?” pada Sabtu (18/7/2020).

Para guru di Kabupaten Musi Rawas, dari jenjang PAUD hingga SMA, swasta maupun negeri, pun antusias sekali mengikutinya. Tercatat webinar ini diikuti oleh lebih dari 2.000 orang guru di kabupaten tersebut serta wilayah-wilayah lain di Indonesia dan mancanegara. Kegiatan webinar berlangsung via aplikasi Zoom dan streaming Youtube.

Karena terkendala sinyal internet yang kurang baik, maka panitia dan pemda mengumpulkan para guru di titik-titik lokasi yang memiliki jaringan internet memadai. Webinar ini diusung untuk membangun kesadaran bahwa pendidikan di tengah kondisi pandemi seperti ini membutuhkan kerja sama dari semua pihak.

“Kita sama-sama tahu ini bukan hal yang mudah. Pandemi ini memberikan efek domino bagi semua lini kehidupan, termasuk pendidikan. Tenaga pendidik dan anak-anak serta orang tua, khususnya di daerah 3T, cukup mengalami kesulitan dalam menyesuaikan ritme di era new normal ,” ungkap Reski Sululing, Pengajar Muda Kabupaten Musi Rawas yang merupakan tim divisi acara webinar .

Adapun pemateri yang dihadirkan adalah koordinator Guru Garis Depan Kabupaten Musi Rawas Sudiwarto Mahulae, Learning Coordinator Kampus Guru Cikal Jakarta Elisabet Indah Susanti, dan editor Suara Pembaruan sekaligus parenting blogger dan influencer Irawati Diah Astuti.

“Kami sangat senang sebab acara ini bisa sukses terlaksana. Tentu saja, semuanya tidak lepas dari dukungan semua pihak, baik itu pemerintah daerah, seluruh pemateri, seluruh peserta, dan teman-teman Pengajar Muda lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran seluruh pihak, bahwa di tengah kondisi pandemi ini, sudah seharusnya kita saling bekerja sama untuk terus memjukan pendidikan di Indonesia,” tutup Reski.

Berita terkait: