Dianggap Gagal, Manajer Kampanye Trump Diganti

Menghadapi pertarungan pemilihan ulang yang sulit, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengganti manajer kampanyenya, Brad Parscale karena dianggap gagal.

Seperti dilaporkan BBC, Kamis (16/7), Trump mengatakan, Bill Stepien, seorang direktur lapangan untuk kampanye 2016-nya, akan menggantikan Brad Parscale.

Dilaporkan, Parscale disalahkan oleh kalangan dalam Trump atas pengerahan massa yang tidak hadir di Oklahoma bulan lalu. Meskipun demikian, Parscale akan tetap sebagai penasihat senior.

Jajak pendapat menunjukkan Presiden Trump terus membuntuti penantang Demokratnya Joe Biden menjelang pemilihan presiden November.

“Brad Parscale, yang telah lama bersama saya dan telah memimpin strategi digital dan data kami yang luar biasa, akan tetap dalam peran itu, sambil menjadi Penasihat Senior untuk kampanye ini,” kata Trump di Facebook pada Rabu malam.

Parscale dikatakan mendapati dirinya disingkirkan dalam beberapa pekan terakhir setelah kampanye presiden di Tulsa gagal. Putri Trump, Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner, yang merupakan penasihat Gedung Putih, dilaporkan telah menyalahkannya.

“Parscale membual bahwa lebih dari satu juta orang telah mendaftar untuk hadir saat kampanye umum. Tetapi ternyata kurang dari 6.200 orang yang muncul di arena,” kata pemadam kebakaran setempat.

Setelah rapat umum yang gagal, Parscale menulis di Twitter untuk menyalahkan gerbang keamanan yang diblokir, pengunjuk rasa, dan pengaruh media atas partisipasi warga yang mengecewakan.

Ada kekhawatiran tentang mengadakan rapat umum selama wabah virus corona dan mereka yang hadir harus menandatangani surat pernyataan untuk ikut bertanggung jawab melindungi kampanye Trump.

Berita terkait: