Diana Dewi: Ketum Kadin Indonesia Harus Bisa Berdayakan Kadin Provinsi

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi berharap Ketua Umum Kadin Indonesia yang nantinya akan menggantikan Rosan P Roeslani bisa lebih memberdayakan Kadin di tiap-tiap provinsi. Sebab setiap wilayah memiliki potensi yang berbeda-beda, sehingga kebutuhannya pun menjadi berbeda.

“Kalau ini bisa disatukan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia yang baru, saya rasa kita bisa swasembada pangan, bisa memperbaiki kinerja neraca perdagangan, sehingga bisa memberdayakan semua potensi-potensi di daerah, khususnya produk di daerah bisa masuk ke pasar masing-masing daerah, dan daerah yang produksinya minus bisa dapat produk dari daerah yang surplus. Ini kan pemetaannya di Kadin Indonesia ya. Pak Rosan sudah baik, dan harapannya Ketua Umum yang baru nanti harus lebih baik dari Pak Rosan,” kata Diana Dewi kepada , Minggu (28/2/2021).

BACA JUGA

Anindya Bakrie Disebut Layak Jadi Ketum, Andi Bachtiar: Sesuai Tradisi Kadin

Salah satu nama yang belakangan banyak disebut sebagai calon terkuat Ketua Umum Kadin Indonesia adalah Anindya Bakrie. Di bawah kepemimpinan Rosan, Anindya juga menjadi Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah.

“Beliau (Anindya Bakrie) sudah cukup expert di Kadin Indonesia, sudah lebih dari satu periode menjadi Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah. Bidang ini biasanya berhubungan erat dengan provinsi, sehingga insyaallah bisa menjadi calon Ketua Umum Kadin Indonesia yang diperhitungkan,” kata Diana Dewi.

Kadin DKI Jakarta sejauh ini memang tidak mengajukan nama calon Ketua Umum Kadin Indonesia. Dewi hanya berharap pemilih Ketua Umum Kadin Indonesia nantinya bisa bebas dari praktik politik uang, sehingga ketua terpilih benar-benar bisa membantu membawa perekonomian Indonesia menjadi lebih baik.

BACA JUGA

Kadin Dorong Program Vokasi untuk Kebangkitan Ekonomi

Ketua Komite Tetap ICT Agribisnis Kadin Indonesia, Andi Bachtiar Sirang, juga mengungkapkan, munculnya nama Anindya Bakrie dalam bursa calon Ketua Umum Kadin sebetulnya merupakan sesuatu yang natural dan sudah menjadi tradisi di Kadin. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah biasanya menjadi orang “nomor dua” di Kadin dan kerap menjadi pengganti Ketua Umum dalam kepemimpinan Kadin.

“Anindya Bakrie adalah Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah di dua periode. Sehingga kalau belakangan ada yang menyebutnya sebagai calon Ketua Umum Kadin, saya rasa itu sesuatu yang alamiah di dalam tradisi Kadin karena selama dua periode dia menjadi orang nomor dua di Kadin,” kata Andi Bachtiar.

Berita terkait: