Dampak Pandemi, Toko Virtual Jadi Pilihan Konsumen

Menyesuaikan dengan kondisi pandemi virus corona atau Covid-19 di era new normal , kalangan pebisnis menerapkan sejumlah inovasi. Salah satunya, dengan mengembangkan konsep toko virtual.

Toko virtual banyak dipilih oleh kalangan pebisnis, dengan alasan untuk menyesuaikan dengan kondisi pandemi, yang tidak memungkinkan mengadakan acara secara langsung, dan melibatkan banyak orang.

Head of New Category Development & Communication Tupperware Indonesia, Frangky Purnomo Angelo, mengatakan, toko virtual dapat memberikan kemudahan dan pengalaman transaksi yang aman dan nyaman bagi konsumen di tengah masa pandemi.

“Terkenal dengan pola bisnis yang menerapkan penjualan langsung atau direct selling , Tupperware meluncurkan layanan toko virtual, Tuppershop. Toko virtual ini, sekaligus juga menjadi tempat bagi konsumen untuk mendaftarkan diri sebagai anggota dan memulai bisnisnya sendiri,” ujar Franky dalam keterangannya kepada , Minggu (12/7/2020).

Frangky mengatakan, pandemi Covid-19 membuat perilaku konsumen ikut berubah, dimana lebih dari sepertiga masyarakat modern di Indonesia lebih banyak menghabiskan waktunya dengan menjelajah internet.

“Bagi kami, inovasi merupakan sebuah landasan untuk terus berinteraksi dengan konsumen. Oleh karena itu, hadirlah toko virtual resmi sales force yang dapat di akses 24 jam oleh konsumen, kapanpun di manapun,” tandas Franky.

Franky menambahkan, masa pandemi di era new normal juga membuat keinginan masyarakat untuk menjadi pengusaha mandiri atau entrepreneur kian meningkat.

“Terbukti, tidak hanya kalangan ibu rumah tangga atau pekerja saja, bahkan generasi muda yang masih duduk di jenjang perguruan tinggi telah banyak yang bergabung menjadi anggota kami. Tupperware menjadi opsi terbaik untuk tetap dapat memiliki penghasilan sendiri walau dari rumah,” pungkas Franky.

Berita terkait: