Conte: Sepakbola Indah Itu Bagus tetapi

Pelatih Inter, Antonio Conte , menjawab kritik yang menyebutkan timnya tampil bertahan dan membiarkan Sassuolo lebih dominan dalam penguasaan bola. Menurutnya, sepakbola indah memang bagus, tetapi Scudetto (gelar juara Serie A ) terlalu penting.

Nerazzurri hanya menang tipis 2-1 saat menghadapi Sassuolo, Rabu (7/4/2021) atau Kamis dini hari WIB. Pasukan Conte hanya memiliki 30% penguasaan bola di San Siro. Mereka mengalahkan Sassuolo melalui serangan balik Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez.

Kemenangan ini membuat mereka unggul 11 ​​poin di puncak klasemen Serie A, dengan kemenangan ke-10 berturut-turut.

“Kami perlu mengambil langkah lain jika kami ingin memiliki musim sebagai protagonis nyata dan tantangan untuk Scudetto ,” kata Conte kepada DAZN dan Sky Sport Italia .

BACA JUGA

Inter Memperkuat Cengkeraman di Puncak Klasemen Serie A

“Kami harus lebih bertekad, lebih fokus dalam setiap situasi, serta lebih tangguh. Ada pertandingan seperti hari ini di mana kami bisa melawan tim tanpa tekanan dan jika kami lebih klinis, kami bisa mencetak lima atau enam gol. Sassuolo tetap terbuka sampai akhir, meski mereka hanya mencetak gol saat Milan Skriniar berada di luar lapangan,” ungkap Conte lagi.

“Saya mengucapkan selamat kepada Sassuolo, karena mereka datang ke sini untuk menampilkan permainan mereka dan penampilan ini menunjukkan betapa kami telah berkembang. Dengan sikap seperti ini, kami akan tetap berada di (zona) Liga Champions,” papar Conte.

BACA JUGA

Serie A, Juventus Naik ke Posisi 3 Klasemen

“Sassuolo menjadikan penguasaan bola sebagai kekuatan utama mereka, jadi kami memilih untuk menutup celah di tengah lebih dari apa pun. Kami tahu bahwa kami harus membiarkan mereka mendominasi penguasaan bola,” kata mantan pelatih Juventus ini.

“Estetika itu hal bagus, tetapi Scudetto terlalu penting. Kami memainkan sepakbola yang indah di Liga Champions dan semua orang mengatakan kami tersingkir karena menerapkan permainan itu, jadi kami harus fokus pada hasil sekarang,” ungkap Conte.

Berita terkait: