CNI Gandeng PTPP Lanjutkan Proyek

PT PP (Persero) Tbk dan PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan pabrik peleburan atau smelter feronikel blok Lapaopao, yang berlokasi di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka , Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp 1,01 triliun untuk pekerjaan fase 2 (jalur produksi 2) dan Rp 2,21 triliun untuk pekerjaan fase 4 (jalur produksi 5 dan 6).

Adapun masa pelaksanaan pekerjaan selama 26 bulan untuk pekerjaan jalur produksi 2 dan 34 bulan untuk pekerjaan jalur produksi 5 dan 6.

SVP Divisi EPC PTPP Nurlistyo Hadi (SVP Divisi EPC Perseroan), dan Direktur Utama PT CNI Derian Sakmiwata, berfoto bersama saat penanadatangan perjanjian kerja sama pembangunan pabrik peleburan atau smeleter feronikel jalur produksi 2 dan jalur produksi 5 dan 6 Block Lapaopao, di Kantor CNI, Southquarter Tower, Jakarta Selatan.

BACA JUGA

Smelter Dinilai Belum Patuhi Harga Patokan Mineral

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad mengatakan, setelah sukses dipercaya mengerjakan fase 1 untuk jalur produksi 1 bersama China ENFI Engineering Corporation (ENFI), perseroan kembali diberikan kepercayaan oleh CNI selaku owner untuk mengerjakan pembangunan smelter feronikel fase 2 (jalur produksi 2) dan fase 4 (jalur produksi 5 dan 6).

“Perseroan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh CNI untuk membangun proyek tersebut. Berbekal pengalaman dan kualitas pekerjaan yang dimiliki oleh perseroan, kami yakin dapat menyelesaikan perkerjaan pembangunan sesuai dengan waktu yang telah ditargetkan,” ujar Novel Arsyad dalam keterangan tertulis, Minggu (22/11/2020).

BACA JUGA

PTPP Groundbreaking Smelter Feronikel di Kolaka

Adapun ruang lingkup pekerjaan yang akan dilakukan oleh PTPP antara lain, pekerjaan persiapan, pekerjaan sipil (pondasi, steel structure, access road inside plant , dan bangunan pendukung), pekerjaan BOP Mechanical ( water treatment plant , pompa, dan c omprehensive pipelines ), serta pekerjaan BOP Electrical ( substation 150 kV, transmisi 150 kV, EDG).

Berita terkait: