CEO Moderna Sebut Dunia Harus Hidup dengan Covid-19 Selamanya

CEO produsen vaksin Covid-19, Moderna , Stephane Bancel Rabu (13/1/2021) memperingatkan bahwa virus corona yang telah membuat ekonomi dunia lumpuh dan rumah sakit (RS) kewalahan, akan ada “selamanya.”

Pejabat kesehatan masyarakat dan ahli penyakit menular mengatakan ada kemungkinan besar bahwa Covid-19 akan menjadi penyakit endemik, yang berarti penyakit itu akan hadir di masyarakat setiap saat, meskipun kemungkinan akan berada pada tingkat yang lebih rendah daripada sekarang.

Stephane Bancel setuju bahwa Covid-19 akan menjadi endemik, dengan mengatakan SARS-CoV-2 tidak akan hilang. “Kami akan hidup dengan virus ini, kami pikir, selamanya,” katanya dalam diskusi panel di JPMorgan Healthcare Conference.

BACA JUGA

Moderna Klaim Imunitas Vaksin Bertahan Setahun

Stephane Bancel mengatakan, pejabat kesehatan harus terus memantau varian baru virus, sehingga para ilmuwan dapat memproduksi vaksin untuk melawannya.

Para peneliti di Ohio pada Rabu mengatakan bahwa mereka telah menemukan dua varian baru yang kemungkinan besar berasal dari AS. Salah satunya dengan cepat menjadi strain dominan di Columbus, Ohio, selama periode tiga minggu pada akhir Desember dan awal Januari.

Peneliti Pfizer mengatakan vaksin yang dikembangkan dengan BioNTech efektif melawan mutasi strain Inggris serta varian yang ditemukan di Afrika Selatan.

Vaksin Moderna telah disahkan oleh BPOM AS (Food and Drug Administration/FDA) untuk digunakan di Amerika pada kelompok usia dia atas 18 tahun. Studi tambahan masih perlu diselesaikan pada kelompok anak-anak, yang sistem kekebalannya merespons vaksin berbeda dibandingkan orang dewasa.

AS tengah mendistribusikan dosis kedua vaksin, tetapi kemungkinan akan memakan waktu berbulan-bulan sebelum dapat memvaksinasi cukup banyak orang untuk mencapai kekebalan kelompok ( herd imunnity ). Artinya virus tidak akan memiliki cukup inang baru untuk disebarkan. Namun, Bancel mengatakan AS akan menjadi salah satu negara besar pertama yang mencapai perlindungan yang memadai terhadap virus.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sudah ada empat virus corona yang endemik di seluruh dunia, tetapi tidak menular atau mematikan seperti Covid-19.

Berita terkait: