Bursa Eropa Menguat Jelang Pengumuman the Fed

Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Rabu (16/9/2020) karena investor menunggu hasil pertemuan dua hari Federal Reserve AS (the Fed).

Pan-European Stoxx 600 berakhir naik 0,4 persen, dengan saham pertambangan bertambah 1,3 persen memimpin kenaikan, sementara otomotif turun 0,3 persen.

Investor fokus pada pertemuan kebijakan Fed, yang pertama sejak Ketua Jerome Powell meluncurkan perubahan kebijakan ke arah toleransi inflasi lebih besar. Powell berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah lebih lama.

Pelaku pasar mengharapkan bank sentral untuk mempertahankan sikap stance pada perekonomian.

BACA JUGA

Bursa Eropa Menguat Tipis di Awal Perdagangan

Komite Pasar Terbuka Federal juga akan memberikan up date triwulanan perkiraan PDB, pengangguran, dan inflasi, yang dapat memberikan panduan apa yang diperlukan untuk menaikkan suku bunga di masa depan.

Adapun Yoshihide Suga terpilih sebagai perdana menteri Jepang pada Rabu. Suga menjadi pemimpin baru pertama negara itu dalam hampir delapan tahun.

Sementara statistik perdagangan Kementerian Keuangan Jepang yang dirilis Rabu menunjukkan ekspor negara tersebut pada Agustus turun 14,8 persen dibandingkan tahun lalu. Namun lebih baik dibandingkan penurunan 16,1 persen sesuai survei ekonom dalam jajak pendapat Reuters.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada Rabu memberikan pidato kenegaraannya berjanji membangun agenda transatlantik baru dengan AS terlepas dari hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) November. Dia menambahkan peluang blok tersebut mengamankan kesepakatan perdagangan dengan Inggris semakin memudar.

Perusahaan e-commerce The Hut Group melonjak 30 persen pada hari pertama perdagangannya di London Stock Exchange Rabu dengan meraih dana IPO 5,4 miliar pound (US$ 6,96 miliar).

Adapun pembuat chip AMS menguat lebih 8 persen setelah Hauck & Aufhaeuser menegaskan kembali peringkat buy.

Pemilik Zara Inditex naik lebih 7 persen setelah mengumumkan pengembalian laba di tengah pulihnya penjualan, sementara perusahaan telekomunikasi Swedia Sinch dan distributor bahan kimia Belanda IMCD naik lebih dari 8 persen. Sementara Grenke anjlok 41 persen.