Bursa Eropa Dibuka Naik, Investor Fokus Pemulihan Ekonomi

Bursa Eropa dibuka di wilayah positif pada perdagangan Selasa (23/2/2021). Investor fokus pada perkembangan Covid-19, pemulihan ekonomi, dan pendapatan emiten.

FTSE London dibuka naik 6 poin ke 6.625, DAX Jerman 12 poin lebih tinggi di 13.977, CAC Prancis 40 naik 9 poin di 5.780 dan Italia FTSE MIB 36 poin lebih tinggi di 23.027, menurut IG.

Bursa Eropa tampaknya bergerak berlawanan dengan tren yang lebih hati-hati di bursa Asia dan Amerika Serikat (AS). Investor sebelumnya memantau saham teknologi secara regional setelah turun semalam di Wall Street.

BACA JUGA

Bursa Eropa Turun, Investor Pantau Pendapatan Emiten dan Data Pekerjaan AS

Bursa Inggris positif pada Selasa setelah pemerintah Inggris Senin (22/2/2021) menetapkan proposal tentang rencana mencabut pembatasan aktivitas akibat virus corona. Pelonggaran akan dilakukan bertahap, tetapi pemerintah berencana mencabut semua pembatasan pada 21 Juni.

Sementara saham HSBC menjadi fokus investor pada Selasa setelah bank melaporkan pendapatan 2020, yang mengalahkan ekspektasi. HSBC juga membayar dividen untuk pertama kalinya sejak pandemi Covid-19.

Laba sebelum pajak HSBC dilaporkan turun 34% dari tahun lalu menjadi US$ 8,78 miliar. Itu mengalahkan ekspektasi analis sebesar US$ 8,33 miliar, menurut perkiraan yang dikumpulkan oleh HSBC.

Di AS, investor fokus pada Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Selasa saat menyampaikan kesaksian setengah tahunannya tentang ekonomi di hadapan Komite Perbankan Senat. Komentarnya tentang harga dan inflasi dapat menentukan arah pasar minggu ini.

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde dalam pidatonya Senin mengatakan bahwa bank sentral memantau dengan cermat evolusi imbal hasil obligasi jangka panjang. Imbal hasil obligasi negara Eropa bergerak lebih rendah sebagai tanggapan atas pernyataannya.

Sedangkan penghasilan Manchester United dan IHG Hotels & Resorts akan dirilis Selasa.

Inggris akan merilis data ketenagakerjaan, sementara Italia soal data pesanan industri Desember dan inflasi final zona euro Januari.

Berita terkait: