BNPT Pastikan Bomber di Filipina Selatan Bukan WNI

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafly Amar memastikan pelaku bom bunuh diri di Jolo, Filipina Selatan pada 24 Agustus 2020 bukan warga negara Indonesia (WNI).

Sebelumnya nama Indonesia ikut terseret karena dua pelaku peledakan pernah disebut sebagai WNI meski kemudian akhirnya diralat.

BACA JUGA

Presiden Lantik Boy Rafli Amar Jadi Kepala BNPT

“Sudah dipastikan bukan WNI tapi WNA,” kata Boy saat dihubungi , Kamis (3/9/2020).

Sebelumnya Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi juga mengatakan berdasarkan informasi kepala Komando Mindanao Barat (Western Mindanao Command/Westmincom), pelaku peledakan adalah dua perempuan warga lokal.

BACA JUGA

Amir dan Istri Bomber Medan Ikut Latihan Paramiliter

Pelaku pertama diidentifikasi sebagai istri pelaku pengeboman bunuh diri di Jolo pada Juni 2019, sedangkan pelaku kedua diidentifikasi sebagai istri dari seorang anggota Abu Sayyaf. Kedua pelaku menurut informasi tersebut diidentifikasi sebagai warga lokal.

Peristiwa peledakan yang terjadi Senin (24/8/2020) telah menyebabkan korban jiwa dan luka.

Berita terkait: