Bisnis Konstruksi Terdampak Covid, Tryst Indonesia Tekan Biaya Produksi

Pandemi virus corona Covid-19 telah merepotkan semua kalangan diseluruh dunia. Mulai dari pebisnis, atlet, selebriti hingga pejabat terkena dampaknya. Di sektor bisnis, salah satu yang terkena dampaknya adalah bisnis konstruksi dan jasa desain arsitektur-interior.

PT Tryst Indonesia, salah satu yang bergerak di bidang konstruksi merasakan betul dampak Covid-19.

“Karena Covid-19, ada beberapa proyek yang ditunda dan dibatasi pengerjaannya. Pandemi ini cukup berpengaruh apalagi beberapa proyek yang ada di Jakarta, karena beberapa kali perubahan aturan, ada material-material yang diperlukan untuk pembangunan tidak ada sehingga menjadi sedikit terhambat,” ujar Rio Yudhistira, owner Tryst Indonesia kepada awak media, Rabu (13/1/2021).

Untuk bertahan selama pandemi Covid-19, dikatakan Rio PT Tryst Indonesia memiliki beberapa kiat agar tidak terlalu babak belur.

“Biaya produksi maupun operasional terpaksa ditekan. Menekan biaya pengeluaran perusahaan dengan mengurangi jam kerja karyawan serta tetap memaintain proyek-proyek yang ada dan berjalan agar tidak banyak ada kendala di lapangan yang dapat menyebabkan pembengkakan biaya,” lanjut Rio.

Rio sendiri sudah berkecimpung di bisnis ini sejak 2010 lalu. Dia mengaku awalnya hanya hobi mengikuti pendidikan awal sebagai sarjana arsitek di Universitas Pelita Harapan. Namun seiring berjalannya waktu Rio makin nyaman dengan pekerjaannya ini.

“Kami menawarkan jasa desian baik arsitektur maupun interior serta juga mengerjakan baik konstruksi bangunan dan juga finishing- nya. Saya ingin terus mengembangkan usaha ini dengan tetap menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen,” imbuh Rio.

Berita terkait: