Berhasil Kembangkan UMKM dan Disabilitas, Pemkot Tarakan Raih Natamukti Award 2020

Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menjadi salah satu penerima penghargaan International Council for Small Business (ICSB) City Award 2020 untuk kategori Natamukti. Mereka dinilai berhasil dalam mengembangkan wisata kuliner serta UMKM dengan menggandeng disabilitas untuk pengembangan diri.

Pemberian penghargaan yang diberikan ICSB Indonesia ini bagian dari rangkaian acara Jakarta Marketing Week 2020. Hadir dalam kegiatan itu Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Bapak Teten Masduki , Kamis (17/9).

Penghargaan dari ICSB Indonesia ini memiliki tiga kategori, yaitu Natamukti, Natamukti Ganapravara dan Natamukti Nindya. Penghargaan Natamukti diberikan kepada kota dan/atau kabupaten yang berhasil dalam memasarkan, mendorong peningkatan kualitas, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya.

Dalam sambutannya, Menkop UKM Teten Masduki mengapresiasi pemerintah daerah yang terus memberikan motivasi dan dukungan kepada pelaku UMKM. Pasalnya, potensi ekonomi UMKM di Tanah Air cukup tinggi.

“Saya apresiasi kepada ICSB yang telah menginisiasi penghargaan ini. Penghargaan ini akan memberikan motivasi, semangat kepada Kepala daerah yang memberikan perhatian kepada pengembangan di wilayahnya masing-masing. Potensi ekonomi UMKM sangat besar saat ini saat ini share terhadap PDB mencapai 60 persen terutama penyerapan tenaga kerja mencapai 97 persen,” katanya.

Dirinya menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini peran pemerintah daerah dalam mendampingi UMKM bernilai penting. Mengingat tidak sedikit UMKM dalam negeri yang mengalami dampak kerugian akibat pandemi Covid-19. Di sisi lain, pemerintah pusat juga terus mencari solusi untuk membantu UMKM bertahan saat pandemi Covid-19.

“Separuh UMKM kita mengalami masalah serius akibat pandemi covid-19. Pemerintah sedang mencari solusi bagaimana agar UMKM bisa bertahan dan melakukan adaptasi dan reorentasi usaha,” terangnya.

Ke depan, lanjut dia, Kemenkop UKM dan Kementerian BUMN sepakat agar pengadaan barang di bawah Rp 14 miliar akan diberikan kepada UMKM.

“Semua BUMN pengadaan 14 M ke bawah diperuntukkan untuk UMKM. Ini penting bapak ibu di daerah untuk kita dampingi, bantu UMKM agar siap menjadi pemasok pemerintah dan BUMN. Selain itu kita perlu menggerakan konsumsi masyarakat agar membeli produk UMKM karena pasar kita cukup besar,” tuntasnya. [hrs]