Bed Isolasi di Kota Malang Masih Tersisa 105 Buah

Malang, – Penambahan kasus COVID-19 di Kota Malang masih belum terkendali. Kondisi tersebut membuat ketersediaan bed isolasi terus menjadi perhatian. Pemerintah Kota Malang mengatakan bahwa ada 251 bed isolasi di tujuh RS rujukan. Jumlah tersebut belum termasuk RSUD Kota Malang dan rumah karantina. Kedua tempat itu memiliki 122 bed isolasi. Atau Jika ditotal, Kota Malang memiliki 373 bed isolasi. Dari Jumlah itu, berdasarkan data Pemkot setempat, lebih dari 50 persen sudah terisi.

1. Masih tersisa 105 bed yang bisa digunakan oleh pasien

Bed Isolasi di Kota Malang Masih Tersisa 105 BuahIlustrasi corona (/Arief Rahmat)

Pemerintah Kota Malang menyatakan per Kamis (17/9/2020), masih terdapat 40 bed isolasi. Adapun bed isolasi yang tersedia di rumah sakit rujukan antara lain.

Rumah Sakit Saiful Anwar kapasitas 79 bed isolasi dan masih tersisa 8.

RST Soepraoen memiliki total 35 bed isolasi dan masih tersisa 23.

RS Lavalette memiliki total 69 bed isolasi saat ini masih tersisa 7 bed.

RS Panti Waluyo Sawahan dengan 12 bed dan tersisa 2 bed.

RSI Unisma ada sekitar 17 bed isolasi sudah terisi penuh.

RSI Aisyiah dari total 21 bed isolasi tersisa 9 bed.

RS Hermina dari total 18 bed tersisa 1.

“Jumlah itu di luar dari RSUD Kota Malang yang memiliki kapasitas 50 bed dan baru terisi 16. Juga masih ada rumah karantina yang sejauh ini baru terisi 51 dari total 72 bed yang tersedia,” papar Wali Kota Malang, Sutiaji, Kamis (17/9/2020). Dari dua rumah sakit itu masih terdapat 55 bed isolasi. Atau Jika dijumlahkan, saat ini secara total di Kota Malang masih terdapat 105 sisa bed isolasi atau 28,15 persen.

Adapun penambahan kasus baru COVID-19 di Kota Malang dalam beberapa hari terakhir tercatat di bawah 50 pasien per hari. Pada Rabu (16/9/2020) misalnya, jumlah pasien baru di Kota Malang bertambah 35 orang menjadi 1702. Adapun jumlah pasien yang sembuh bertambah 29 orang.

Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks

  • Swab Negatif, Kondisi Edhy Prabowo Disebut Sudah Sehat
  • Waspada! 93 RW di Kota Depok Masuk Zona Merah COVID-19
  • Hasil Penyelidikan Kebakaran Kejagung Diekspos Siang Ini

2. Tiga RS rujukan kekurangan ventilator

Bed Isolasi di Kota Malang Masih Tersisa 105 Buahidn media

Sementara itu, meski untuk bed isolasi masih tersedia, Kota Malang justru kekurangan untuk alat bantu pernafasan (ventilator). Tiga rumah sakit yang kekurangan ventilator itu adalah RS Islam Unisma, RSI Aisyiah dan RST Soepraoen. Sebagai upaya untuk menambah ventilator, kini ketiganya sudah resmi mengirimkan surat peminjaman ventilator ke Pemprov Jatim. Jumlah pengajuan yang disampaikan adalah lima unit. Ventilator merupakan kebutuhan penting bagi rumah sakit untuk melakukan treatment kepada pasien COVID-19 yang memiliki gejala berat. 

“Untuk kebutuhan ventilator, kami masih menunggu dari Pemprov Jatim. Masing-masing kebutuhan saat ini untuk RSI Unisma dua buah, RSI Aisyiah dua buah dan RST Soepraoen satu buah,” kata Jubir Satgas COVID-19 Kota Malang, Husnul Muarif. 

3. Harus tingkatkan SDM

Bed Isolasi di Kota Malang Masih Tersisa 105 Buahidn media

Lebih dari itu, Husnul menyampaikan bahwa sebelum mendapatkan pinjaman ventilator tentu harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. Agar saat bantuan pinjaman ventilator sudah tiba, bisa langsung digunakan dan dioperasikan. Pasalnya untuk mengoperasikan ventilator ini setidaknya diperlukan 3 orang. Dengan asumsi dioperasikan dalam dua shift, setidaknya memerlukan 6 orang petugas.

“Satu ventilator paling tidak harus ada 6 petugas. Agar nantinya bisa saling gantian dalam pengoperasian,” imbuhnya. 

4. Empat RS lain masih belum perlu ventilator

Bed Isolasi di Kota Malang Masih Tersisa 105 BuahPemkot Malang saat melakukan sosialisasi protokol pencegahan COVID-19 dibeberapa tempat di Kota Malang. Dok/Humas Pemkot Malang

Terpisah, untuk empat RS rujukan lain yakni RS Saiful Anwar, RS Lavalette, RS Hermina dan RS Panri Waluyo Sawahan masih belum memerllukan tambahan ventilator. Hal itu lantaran saat ini ventilator gang ada masih cukup dan memadai untuk merawat pasien COVID-19.

“Empat rumah sakit itu masih belum memerlukan tambahan ventilator,” tandasnya. 

Baca Juga: Masih Sisa 51 Persen, Bed Isolasi Pasien COVID-19 di Jatim Longgar

Alfi Ramadana PhotoVerified Writer Alfi Ramadana

Menulis adalah cara untuk mengekspresikan pemikiran

Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.