Bangun Bandara Dhoho Kediri, PT Naga Global Perkasa Kerja Sama PT Adicakra Mayapada

PT Naga Global Perkasa melebarkan sayap investasinya di proyek pengurukan tanah Bandara Dhoho Kediri dan pembangunan Rumah Sakit (RS) Rahayu Sentosa Garut.

Dalam menjalankan dua rencana investasi tersebut PT Naga Global Perkasa bekerja sama dengan PT Adicakra Mayapada.
Demikian dikatakan Presiden Direktur PT Naga Global Perkasa, Mastur Hamdani, di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

PT Naga Global Perkasa adalah perusahaan swasta Indonesia yang bergerak di bidang pendanaan dan perbankan dalam bentuk instrumen seperti bank garansi SKBDN atau LC.

BACA JUGA

PP Presisi Kantongi Kontrak Baru Rp 274 Miliar

Mastur mengatakan, paat ini ini PT Naga Global Perkasa sedang berfokus pada dua proyek penting yang akan dikerjakan, yakni, pertama , kerja sama pendanaan dengan PT Adicakra Mayapada dalam proyek pengurukan tanah bandara Dhoho Kediri yang pemiliknya adalah PT Gudang Garam Tbk dengan total nilai proyek tersebut adalah Rp 1,3 triliun,” kata dia.

Menurut Mastur, skema kerja samanya adalah dengan membuat Memorandum of Agreement (MOA) atau kerja sama operasional (KSO) pendanaan antara PT Naga Global Perkasa dengan PT Adicakra Mayapada.

“Kerja sama ini telah ditunjuk oleh kontraktor utama PT PP Presisi untuk menyelesaikan proyek pengurukan tanah bandara tersebut agar tepat waktu sesuai harapan pemilik proyek PT Gudang Garam Tbk,” jelas Hamdani.

Ia mengatakan, proyek pengurukan tanah ini dimulai pertengahan April 2020 dengan jangka waktu proyek kurang lebih sekitar satu tahun. “Volume pekerjaan pengurukan tanah adalah 6.000.000 meter kubik,” kata dia.

Kedua, adalah investasi di RS Rahayu Sentosa BL Limbangan Garut, Jawa Barat. “Saya sudah melakukan survei lokasi di lahan yang akan dibangun rumah sakit tersebut,” kata dia.

BACA JUGA

Bandara Dhoho Kediri Ditargetkan Rampung Desember 2021

Ia mengatakan, total nilai investasi RS Rahayu Sentosa adalah Rp 996 miliar. “Untuk pengerjaaan proyeknya akan dimulai bulan Mei 2021 setelah hari raya Idulfitri. RS Rahayu Sentosa adalah Rumah Sakit kelas C dengan luas lahan 3 hektar dan nilai proyek Rp 445 miliar rupiah,” kata dia.

Dikatakan, PT Naga Global Perkasa sendiri berusia 4 tahun, proyeknya di Bali, Mandalika, Kediri, dan rumah sakit di Garut. Walaupun diterpa Covid-19 tetap ada pekerjaan yang didikerjakan oleh PT Naga Global Perkasa.

PT Naga Global Perkasa sebagai investor dengan lima perusahaan di bawahnya. “Target kami ke depannya PT Naga Global Perkasa bisa menjad Penanaman Modal Asing,” kata dia.

“Setelah proyek pengurugan Bandara Kediri dan rumah sakit di Garut ini selesai kami ingin membangun Yayasan untuk anak-anak terlantar dan kami akan menyalurkan CSR melalui yayasan ini, harapannya di tahun 2024 bisa segera terwujud,” kata dia.

Berita terkait: