Ashmore Optimistis Dana Kelolaan Reksa Dana Naik Tahun Ini

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) optimistis hingga akhir tahun 2021 dapat mencatat dana kelolaan naik di atas industri. Oleh karena itu perseroan telah menyiapkan berbagai strategi, mulai produk baru hingga pemasaran digital.

Direktur Ashmore Asset Management Indonesia Arief Wana menjelaskan, perseroan berencana untuk mengeluarkan produk baru bertema e nvironmental, social and governance (ESG) pada kuartal I 2021. “Selain itu kami juga akan merilis produk dengan tema syariah, kemungkinan pada semester dua mendatang,” jelasnya kepada Investor Daily, Selasa (23/2/201).

Strategi lainya, Arief menambahkan, memperkuat penjualan melalui pemasaran digital. Untuk diketahui, perseroan sebelumnya menjalin kemitraan dengan anak usaha PT Bukalapak yakni Buka Investasi Bersama (BIB) dalam menyediakan akses reksa dana dan produk investasi melalui jalur digital.

BIB sendiri merupakan agen penjual reksa dana berbasis online yang didirikan Oktober 2020 yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas investasi bagi masyarakat Indonesia, terutama underserved segment . Ashmore berinvestasi sebesar Rp 50 miliar untuk 20% kepemilikan saham di BIB.

BACA JUGA

Unit Link Harus Lebih Efisien untuk Jangkau Banyak Nasabah

Menurut Arief, meningkatnya kesadaran berinvestasi pada masa pandemi menjadi sinyal baik bagi bisnis perseroan. Namun hal ini masih perlu ditingkatkan karena partisipasi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi terbilang rendah dibanding negara-negara lainya. “Literasi finansial yang lebih dalam perlu dilakukan oleh pemain di industri dan pemerintah,” ujarnya.

Secara keseluruhan tahun 2021 pertumbuhan ekonomi cukup menjanjikan dengan distribusi vaksin, UU Cipta Kerja (Omnibus Law), dan Sovereign Wealth Fund (SWF). Hal ini jadi katalis positif bagi penguatan IHSG dan obligasi.

BACA JUGA

Diversifikasi Investasi ke Reksa Dana Saham Terbuka Lebar di 2021

Terkait diversifikasi produk, Arief memaparkan, perseroan masih fokus mengelola investasi secara fundamental. Berdasarkan data, performa produk perseroan selama 6 bulan ke belakang mampu mengalahkan benchmark.

Ashmore AM Indonesia belum bisa memberikan rincian belanja modal tahun ini. Dia hanya mengungkapkan, semua biaya operasional tahun ini dibiayai margin keuntungan pada Desember 2020. Bahkan perseroan berencana kembali membagikan dividen kepada pemegang saham. “Margin kami per Desember 2020 masih cukup tinggi, sehingga dapat membiayai operasional dan membuka opportunity untuk membayarkan dividen,” pungkasnya.

Berita terkait: