Antisipasi Covid-19, KPU Lebong Siapkan 200 Masker di Setiap TPS

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong, Bengkulu, akan menyiapkan sebanyak 200 lembar masker di setiap tempat pengumutan suara (TPS) pada pencoblosan pilbup dan pilgub pada 9 Desember 2020 guna mencegah pemilih terpapar virus corona atau Covid-19.

“Pada hari pencoblosan pilbup dan pilgub Bengkulu, nanti setiap TPS akan kita siapkan sebanyak 200 lembar untuk diberikan gratis kepada setiap pemilih sebelum masuk ke bilik suara. Ini kita lakukan untuk mengantisipasi pemilih terpapar virus corona,” kata anggota KPU Lebong, Yoki Setiawan, di Bengkulu, Kamis (5/11/2020).

Ia mengatakan, pemberian masker kepada pemilih saat pencoblosan pilbup dan pilgub sesuai instruksi KPU Pusat. Demikian pula petugas KPPS juga akan menjalani rapid test untuk memastikan mereka tidak terpapar virus corona .

Selain itu, setiap TPS akan disiapkan tempat cuci tangan, sabun dan hand sanitizer , sarung tangan plastik habis pakai, dan alat pelindung lainnya guna mencegah terpapar Covid-19.

Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 pada pelaksanaan pemberian suara di TPS pada Pilkada Serentak 9 Desember mendatang dan sekaligus mengantisipasi munculnya kasus baru virus corona di klaster pilkada.

Dengan cara ini, katanya Yoki Setiawan pelaksanaan pilkada ditengah pamdemi Covid-19 dapat berjalan lancar, aman dan sukses serta bebas dari penyebaran virus mematikan ini meskipun Kabupaten Lebong, sampai kini masih berada di zona hijau penyebaran virus corona.

Terkait logistik pilkada, Yoki menjelaskan, KPU Lebong akan menyiapkan sebanyak 77.162 lembar surat suara ditambah surat suara cadangan sebanyak 1.882 lembar atau 2.5 persen dari DPT. Surat suara ini disiapkan sesuai jumlah mata pilih di Kabupaten Lebong sebanyak 75.280 jiwa.

Demikian pula jenis logistik pilkada lainnya juga segera disiapkan KPU Lebong, seperti kotak suara, bilik suara, segel, kabel tis dan tinta sudah dilaksanakan melalui e-Katalog.

Setiap TPS akan menerima 4 bilik suara dari karton serta 2 kotak suara yang juga berbahan karton. Namun, satu dari empat bilik suara harus ditempatkan secara terpisah dengan tiga bilik lainnya karena dikhususkan untuk pemilih dengan gejala suhu badan tinggi atau di atas normal 37,3 derajat.

Yoki menambahkan, seluruh jenis logistik pilkada di Lebong, diharapkan paling lambat seminggu sebelum pencoblosan sudah tersedia dengan baik, dan dua hari sebelum pilkada sudah disalurkan ke masing-masing TPS yang ada di daerah ini.

Dengan demikian, pada hari pencobosan seluruh jenis logistik tersedia dalam keadaan cukup di masing-masing TPS, sehingga pelaksanaan pilbup dan pilgub di daerah ini dapat berjalan lancar, aman dan sukses, katanya.

Pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Lebong diikuti 4 pasang calon, yakni pasangan Teguh Raharjo-Nasirwan Thoha, Kopli Ansori-Farurrozi, Armansyah Mursalin-Masropen dan paslon Dalhadi Umar-Wawan Fernades.

Satu dari 4 paslon cabup-cawabup Lebong yang akan dipilih pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang, berasal dari jalur independen paslon Armansyah-Masropen dan tiga paslon lainnya dari jalur partai politik.

Berita terkait: