Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Benahi SOP Pekerja PPSU

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi dan membenahi standar operasional prosedur (SOP) bagi Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) di DKI Jakarta. Pembenahan ini, kata Gilbert, untuk mencegah PPSU menjadi korban kecelakaan di lapangan.

“Pekerjaan mereka kan rawan risiko, karena itu perlu dibuat SOP kerja yang bisa melindungi mereka dari bahaya, seperti dua kejadian bekangan ini, petugas PPSU jadi korban tabrak lari,” ujar Gilbert saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Menurut Gilbert, dengan adanya kejadian tabrik lari petugas PPSU, maka SOP yang ada perlu dibenah kekurangannya. Misalnya, kata dia, di tempat mereka bekerja sudah ada rambu-rambu seperti marka beberapa ratus meter sebelumnya sehingga orang tahu ada petugas PPSU sedang bekerja.

“Atau baju mereka dibuat ada bagian mengilapnya sebagai penanda bahwa mereka ada dan sedang bekerja membersihkan jalan. Jadi, mereka diberikan baju yang mudah dikenali dari jauh,” ungkap dia.

Selain itu, kata Gilbert, petugas PPSU perlu diberikan asuransi jiwa atau asuransi kesehatan sehingga dirinya dan keluarganya bisa terbantu dalam kondisi sulit seperti itu. “Jadi, poin-poin seperti itu bisa masuk dalam evaluasi Pemprov dengan adanya kejadian petugas PPSU jadi korban tabrak lari,” imbuh dia.

Terkait pelaku tabrak lari, Gilbert mengatakan harus segera ditindak dan dia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat polisi untuk bertindak cepat menangkap pelakunya. Menurut Gilbert, pelakunya harus bertanggungjawab dan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau pelakunya, harus ditindak, dan kita serahkan ke pihak aparat penegak hukum,” pungkas dia.

Diketahui, dalam 2 hari berturut-turut, 2 petugas PPSU dilaporkan menjadi korban tabrak lari. Pertama, petugas PPSU Kelurahan Kelapa Gading Barat bernama Taka (43) menjadi korban tabrak lari saat sedang menyapu jalan. Kejadiannya di Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (23/7) pagi.

Kedua, seorang petugas PPSU atas nama Jamaludin juga meninggal dunia akibat tabrak lari di Jalan Raya Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (24/7/202) sore. Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.15 WIB saat Jamaludin sedang bekerja.

Berita terkait: