Anggota DPR Dorong LPDP Cetak SDM Berkualitas

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin meminta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memperkuat kebijakan pengembangan beasiswa dan penelitian. Hal ini ditujukan untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global. 

Menurut Puteri, Indonesia dihadapkan dengan berbagai tantangan yang bersifat multidimensi. Di antaranya adalah middle income trap , bonus demografi hingga disrupsi pasar tenaga kerja akibat pandemi. Untuk itu, pemerintah perlu mempersiapkan SDM yang berkualitas.

“Untuk itu, kebijakan pemerintah dalam mengelola dana abadi pendidikan yang dikembangkan melalui LPDP perlu terus dievaluasi efektivitas dan tata kelolanya, baik pada tahap perencanaan maupun pengelolaan,” tutur Puteri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2020).

LPDP merupakan lembaga yang berwenang untuk mengelola dana pengembangan pendidikan nasional (DPPN). Per 30 Juni, DPPN yang terakumulasi mencapai hingga Rp 51,117 triliun. Tercatat jumlah penerima beasiswa telah mencapai 24.926 orang, dengan mahasiswa yang sedang dalam masa studi sejumlah 6.873 orang, dan 11.519 orang alumni hingga akhir Juni lalu.

Namun, Puteri menilai beberapa hal masih perlu diperhatikan LPDP untuk meningkatkan kinerja layanan.

Pertama, pendataan akurat atas alumni beserta kontribusinya kepada masyarakat.

“Kedua, perlu ditetapkannya formulasi prioritas bidang studi dan targetnya setiap tahun. Ketiga, LPDP perlu mempersiapkan skema penyerapan alumni untuk dapat memberi kontribusinya langsung kepada bangsa,” tutur Puteri.

Dengan ini, hasil penyaluran juga diukur secara kualitatif melalui perannya dalam pembangunan negara.

“Dengan kondisi pandemi saat ini, saya rasa perlu dilakukan penyesuaian kembali atas kebijakan tata kelola penyaluran DPPN terutama menyangkut prioritas jurusan dan penelitian yang akan didanai,” ujar Puteri.

Tak hanya itu, Puteri meminta LPDP untuk mempersiapkan peta jalan yang lebih komprehensif terkait pengelolaan beasiswa dan penelitian. LPDP juga perlu mengutamakan bidang keilmuan yang dapat berkontribusi langsung pada pemulihan dampak pandemi dari berbagai sektor yang strategis.

Sebagai informasi, Komisi XI DPR RI sebelumnya telah menyelenggarakan rapat dengar pendapat (RDP) terkait kinerja dan akuntabilitas keuangan dengan LPDP di Jakarta, Kamis lalu (9/7/2020).

Pada rapat tersebut, LPDP menyampaikan bahwa tengah berkoordinasi dengan beberapa kementerian, lembaga negara, termasuk BUMN, untuk dapat menyerap alumni penerima beasiswa.

Pihak LPDP juga menjelaskan proses seleksi untuk penerimaan tahun 2020 tengah ditunda akibat pandemi. Seleksi baru akan kembali dibuka pada tahun 2021 dengan target penerima sejumlah 2.500 orang.

Berita terkait: