Anggota DPR Beri 3 Rekomendasi ke Pemerintah untuk Cegah Resesi Ekonomi

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, M. Sarmuji menyebut bahwa Indonesia secara teknikal berkemungkinan besar masuk dalam kategori resesi. Sebab, per definisi jika suatu negara mengalami pertumbuhan negatif dalam dua kuartal berturut-turut negara tersebut masuk kategori resesi.

“Pertumbuhan ekonomi kita pada kuartal kedua tumbuh minus 5,3 persen dan jika pada kuartal ketiga pertumbuhan masih negatif maka secara teknis dikategorikan resesi,” kata Sarmuji di Jakarta , Selasa (23/9).

Namun Sarmuji mengingatkan bahwa resesi ekonomi itu bukan berarti ada guncangan besar ekonomi. “jangan bayangkan jika secara teknis masuk resesi seolah-olah ekonomi berhenti seketika.”

Sarmuji memberi keyakinan bahwa fase krisis yang sebenarnya sudah di lalui. Di mana Indonesia mengalami kontraksi paling dalam secara ekonomi sudah dilalui yaitu pada kuartal kedua kemarin. Kuartal ketiga nanti diperkirakan kontraksi sudah tidak akan besar lagi.

“Kuartal ketiga sebenarnya ekonomi sudah mulai melakukan pembalikan arah ke arah positif tetapi karena kuartal kedua minus 5,3 persen agak berat untuk sampai ke level di atas 0 persen. Kuartal ketiga kemungkinan masih minus tapi sudah tidak terlalu besar,” katanya.

Namun demikian, Sarmuji menyarankan beberapa rekomendasi. Pertama, pemerintah harus memanfaatkan ekonomi global yang sudah mulai menunjukkan tanda perbaikan dengan mencermati pasar luar negeri dan komoditas apa yang bisa di suplay dari Indonesia.

“kedua agar pemerintah segera memacu pengeluaran,” katanya.

ketiga mempercepat pencairan berbagai program sosial untuk meningkatkan daya beli. “Jika ekspor meningkat dan konsumsi dan pengeluaran pemerintah bisa dipercepat otomatis akan menjadi daya dorong terhadap pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Ekonomi Indonesia Dipastikan Membaik

dipastikan membaik

Dengan demikian bisa dipastikan ekonomi saat ini sudah dalam mulai membaik, hanya tidak bisa tiba-tiba menjadi sehat seperti sebelum pandemi. Sarmuji menperkirakan secara tahunan ekonomi Indonesia tahun 2020 ada di kisaran -1 persen sampai nol persen dengan ditopang pertumbuhan positif di kuartal keempat.

Trend ekonomi global saat ini juga mulai membaik dan akan menciptakan permintaan terhadap komoditas Indonesia. Ditambah lagi program sosial pemerintah juga digencarkan.

“Semoga dengan segala usaha pemerintah dan bantuan langsung yang diberikan ke masyarakat, ekonomi sudah tumbuh positif pada kuartal empat 2020 ini,” Kata Sarmuji setengah berharap

[idr]

Baca Selanjutnya: Ekonomi Indonesia Dipastikan Membaik…

Halaman

  • 1
  • 2

Berita terkait: