Andrea Pirlo Jalani Debut dengan Manis

Andre Pirlo memulai debutnya sebagai pelatih Juventus dengan manis. Tim asuhannya memetik kemenangan telak tig gol tanpa balas atas tamunya, Sampdoria, pada laga pertama Liga Serie A Italia musim 2020-2021 di Allianz Stadium, Turin, Senin (21/9/2020) dini hari WIB.

Pada laga ini, Si Nyonya Tua tampil sangat dominan baik penguasaan bola maupun jumlah tendangan ke gawang. Mereka mencatatkan 66% penguasaan bola dengan 20 percobaan, delapan di antaranya tepat sasaran.

Dari ke-8 tembakan yang mengarah ke gawang itu, tiga di antaranya menghasikan gol yang masing-masing-masing dicetak Dejan Kulusevski ketika laga baru berlangsung 13 menit, Leonardo Bonucci di menit ke-78, dan Cristiano Ronaldo hanya dua menit sebelum pertandingan berakhir.

Seperti sudah diperkirakan sejumlah pengamat sepakbola sejak ia diangkat sebagai pelatih, pada laga ini Pirlo menerapkan pola permainan agresif dengan tekanan tinggi. Taktik ini akhirnya melahirkan ancaman demi ancaman ke gawang Sampdoria yang kini dilatih Claudio Ranieri.

BACA JUGA

Andrea Pirlo Jadi Pelatih Baru Juventus

Hasil laga pertama ini dan taktik yang ditunjukan Pirlo menunjukkan bahwa sebagai pelatih ia cukup menjanjikan. Ia sudah meramu gaya bermain dan taktiknya sendiri setelah belajar dari sejumlah pelatih hebat seperti Pep Guardiola, Carlo Anelotti, dan Antonio Conte. Ketiganya disebut Pirlo sebagai pelatih-pelatih yang sangat memengaruhinya.

“Saya tidak ingin meniru siapa pun. Saya punya gagasan sendiri dan saya penampilan tim ini sangat impresif. Meskipun, waktu persiapan kami tidak banyak karena para pemain baru berkumpul satu minggu setelah membela negara masing-masing di ajang Liga Nasional Eropa,” kata Pirlo setelah pertandingan sebagaimana dikutip dari ESPN .

Juventus menunjuk Andrea Pirlo tidak lama setelah Maurizio Sarri dipecat. Padahal, Pirlo juga baru diangkat sebagai pelatih Juventus B dan belum memiliki pengalaman berlatih. Namun, para petinggi klub yakin Pirlo akan membawa kesuksesan untuk Bianconeri seperti Pep Guardiola untuk Barcelona dan Zinedine Zidane di Real Madrid. Mereka adalah para pemain hebat di klub masing-masing yang kemudian sukses sebagai pelatih bersama klub-klub tersebut.

Berita terkait: