8 Buronan Kelompok John Kei Diduga Kabur ke Luar Kota

Penyidik Polda Metro Jaya, masih memburu delapan orang kelompok John Kei yang buron terkait kasus penyerangan di kediaman Nus Kei, Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, dan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Diduga delapan buronan itu telah melarikan diri ke luar Jakarta.

“Delapan DPO sementara belum, tapi DPO itu adalah hasil pengembangan, bukan orang yang melakukan, kalau orang yang melakukan itu sudah semua,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat, Kamis (23/7/2020).

Menyoal apakah delapan buronan itu tidak memiliki peran yang vital dalam kasus penyerangan, Tubagus menuturkan, semuanya memiliki peran masing-masing.

“Ya sebetulnya semuanya memiliki, kalau sudah DPO berarti dibutuhkan. Saat ini masih dicari,” ungkapnya.

Tubagus menyampaikan, kesulitan yang dihadapi penyidik dalam pencarian delapan buronan itu karena diduga mereka tidak berada di Jakarta lagi.

“Kesulitannya memang sudah tidak berada di tempat lagi, sangat dimungkinkan dia meninggalkan Jakarta dan kita masih belum dapat perkembangannya. Kemungkinan besar iya (kabur keluar kota),” katanya.

Sebelumnya diketahui, kelompok John Kei melakukan penyerangan dan perusakan di rumah pamannya Nus Kei, di Cluster Australia, Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/6/2020) siang. Seusai melakukan perusakan, pelaku keluar sambil menabrak gerbang perumahan dan melepaskan tujuh kali tembakan.

Selain menyerang kediaman Nus Kei, kelompok John Kei juga melakukan penganiayaan terhadap anak buah Nus Kei, di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin meninggal dunia, sementara rekannya Angky mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

Berita terkait: