60.000 Tenaga Kesehatan DKI Jakarta Mulai Divaksinasi Covid-19

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, mulai hari ini telah melakukan vaksinasi Covid-19 . Vaksinasi dilakukan kepada tenaga kesehatan yang mendapatkan SMS blast dari Pemerintah Pusat dan telah melakukan registrasi ulang. Vaksinasi ini dilakukan kepada 60.000 tenaga kesehatan.

“Vaksinasi tahap pertama mulai hari ini, beberapa fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas sudah mulai melakukan vaksinasi ke tenaga kesehatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti pada media briefing yang digelar secara virtual, pada Kamis (14/1/2021).

Widyastuti mengatakan Pemprov DKI Jakarta sudah menerima 120.040 ampul atau dosis vaksin Sinovac dari PT Biofarma yang dikirim secara bertahap. Pengiriman pertama dilakukan pada 4 Januari 2021 sebanyak 39.200 dosis, lalu tanggal 7 Januari sebanyak 39.200 dosis, dan pada 11 Januari sebanyak 41.640 dosis.

“Vaksin-vaksin tersebut disimpan di Cold Room Gudang Vaksin Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta karena memang harus di tempat yang sesuai standar sehingga kualitasnya tidak menurun,” tandas dia.

BACA JUGA

Antisipasi Efek Samping Vaksinasi Covid-19, DKI Siapkan 21 RS Rujukan

Dengan jumlah tersebut, kata Widyastuti, vaksinnya disuntik kepada 60.000 tenaga kesehatan yang telah memenuhi syarat. Pasalnya, vaksin Sinovac harus diberikan 2 dosis per orang dalam selang waktu 14 hari sehingga total yang dibutuhkan 120.000 dosis vaksin untuk 60.000 tenaga kesehatan.

“Jumlah tersebut masih kurang karena data tenaga kesehatan dan penunjang di DKI Jakarta yang tercatat sebanyak 131.000 orang, berdasarkan data di website SI-SDMK per tanggal 11 Januari 2021. Ini masih dinamis, nanti kita lihat tahap berikutnya,” jelas dia.

Sementara sisa dosisnya, sekitar 40 dosis, kata Widyastuti merupakan dosis yang akan diberikan kepada tokoh-tokoh publik yang menjadi panutan di masyarakat. Tokoh-tokoh publik mencakup pejabat Pemprov DKI perwakilan kelompok profesi dan tokoh-tokoh masyarakat.

“Untuk pencanangan tingkat provinsi akan dilakukan besok hari, Jumat, 15 Januari kepada 21 tokoh-tokoh publik yang akan dilakukan penyuntikan,” pungkas dia.

Berita terkait: