6 Penyebab Bau Mulut Pada Anak dan Cara Mengatasinya, Orang Tua Wajib Tahu

Penyebab bau mulut pada anak ada begitu beragam. Seperti orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami masalah bau mulut. Pada umumnya, bau mulut pada anak-anak terjadi akibat kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Akan tetapi, penyebab bau mulut pada anak tak hanya soal itu saja.

Ada sejumlah kondisi yang justru mampu membuat anak-anak mengalami masalah bau mulut. Tak jarang pula, bau mulut juga dibarengi dengan gejala dan tanda lain. Mulai dari mulut kering, lidah berwarna putih, rasa tidak nyaman di mulut dan muncul rasa pahit atau asam pada mulut.

Bagi para orang tua tentu tak ingin buah cinta kalian mengalami masalah bau mulut. Untuk itu, kenali penyebab bau mulut pada anak sebelum terlambat. Melansir dari Alodokter , Senin (19/10/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

Kebersihan Gigi dan Mulut

Penyebab bau mulut pada anak yang pertama adalah terkait kebersihan gigi dan mulut. Kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut pada anak sangatlah memungkinkan menimbulkan bau pada mulut.

Sebab, saat mulut anak kotor maka bakteri yang ada di dalam mulut akan mengolah sisa makanan. Terutama yang ada di sela gusi dan gigi, permukaan amandel maupun lidah. Tahukah kalian, hal tersebut mampu menghasilkan zat dan gas yang memicu muncul bau mulut. Apalagi jika sisa makanan yang menumpuk sudah dalam jangka waktu lama.

anak

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Masalah Pada Gigi

Tak berbeda jauh, masalah pada gigi juga menjadi penyebab bau mulut pada anak. Sebenarnya, penyebab yang satu ini juga bisa dialami oleh orang dewasa loh. Adanya masalah pada gigi sangatlah memungkinkan menimbulkan masalah bau mulut.

Misalnya saja seperti adanya karang gigi, abses gigi dan gigi berlubang. Jika didapati ada masalah tersebut pada gigi anak, sebaiknya para orang tua perlu waspada. Selain bisa menimbulkan rasa sakit jika dibiarkan terlalu lama, masalah tersebut juga mampu menjadi penyebab bau mulut.

Mulut Kering

Penyebab bau mulut pada anak berikutnya yakni akibat mulut kering. Mulut kering atau xerostomia terjadi akibat jumlah air liur yang dihasilkan oleh kelenjar air liur tak mencukupi. Padahal, air liur sangat diperlukan guna melembapkan mulut. Selain itu, air liur juga dibutuhkan untuk membasuh sel-sel mati yang menumpuk di lidah, gusi serta pipi keluar dari mulut.

Rupanya jika tidak dibasuh, sel-sel tersebut mampu menyebabkan masalah bau mulut. Air liur juga mampu menetralisir asam yang dihasilkan oleh bakteri. Mulut kering ternyata juga bisa dialami akibat efek samping sejumlah obat. Mulai dari obat asma, obat flu (dekongestan dan antihistamin), antialergi dan antikejang. Bila si kecil sering mengonsumsi obat-obatan tersebut, maka kemungkinan besar mereka akan mengalami bau mulut.

Benda Asing di Hidung

terdapat benda asing di hidung juga bisa menjadi penyebab bau mulut pada anak. Tak bisa dipungkiri, anak-anak sering kali hendak memasukkan benda apapun ke dalam mulut atau bahkan hidungnya. Bila orangtua tidak mengetahuinya, benda yang masuk itu bisa menimbulkan sejumlah gangguan. Salah satunya masalah pada bau mulut.

Perlu untuk diketahui, benda asing yang tersangkut di hidung bagian dalam mampu menyebabkan bau mulut. Karenanya, anak-anak memang perlu ekstra pengawasan terutama saat sedang bermain. Apalagi usia anak yang masih ingin memasukkan benda apapun ke dalam mulut dan hidungnya. Para orang tua sebaiknya mengawasi mereka khususnya bila tengah memegang benda-benda baik besar maupun kecil.

Makanan dan Minuman

Siapa sangka, makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak bisa menjadi salah satu penyebab bau mulut pada anak. Sama seperti orang dewasa, beberapa jenis makanan mampu menimbulkan masalah bau pada mulut. Makanan yang bisa menyebabkan bau mulut seperti bawang bombay, bawang putih dan bawang merah.

Hal ini karena jenis makanan tersebut memiliki aroma yang khas. Aroma inilah yang bisa memicu timbulnya bau mulut. Tak hanya itu, terlalu sering mengonsumsi beberapa jenis makanan lainnya juga dapat meningkatkan risiko mengalami bau mulut seperti keju dan jus jeruk. Sisa-sisa makanan dan minuman yang menempel itu nantinya mampu menyebabkan munculnya plak dan karang gigi.

ilustrasi gigi anak

©shutterstock.com/Shane White

Penyakit Tertentu

Penyebab bau mulut pada anak yang terakhir adalah adanya penyakit tertentu. Ya, bau mulut pada anak bisa saja menjadi sebuah tanda adanya masalah kesehatan anak. Adapun beberapa penyakit tertentu yang mampu menyebabkan bau mulut yakni.

  • Radang amandel
  • Gondongan
  • Diare
  • Sinusitis
  • Penyakit asam lambung (GERD)
  • Penyakit pernapasan, seperti bronkitis dan pneumonia
  • Gangguan pada ginjal dan hati
  • Diabetes
  • Kanker

Cara Mengatasi Bau Mulut

Masalah bau mulut pada anak bisa diatasi dengan beberapa cara. Hal ini juga tak jauh berbeda dengan orang dewasa yang mengalami masalah serupa. Jika masih belum parah, bau mulut bisa diatasi dengan cara-cara sederhana seperti.

  1. Rajin sikat gigi dan membersihkan lidah dua kali sehari
  2. Ganti sikat gigi anak setiap 2-3 bulan sekali
  3. Gunakan obat kumur khusus anak satu kali sehari. Ingat, obat kumur sebaiknya diberikan pada anak di atas usia 6 tahun
  4. Perbanyak minum air putih
  5. Hindari makanan dengan aroma khas seperti bawang, petai dan jengkol
  6. Mengunyah permen karet rendah gula

Bila sudah melakukan cara-cara tersebut namun bau mulut masih di derita si kecil, sebaiknya segera ke rumah sakit. Konsultasi lah kepada dokter gigi atau tenaga medis ahli. Dokter gigi nantinya akan mencari tahu dan memberikan penanganan secara tepat. Tak jarang, dokter gigi akan merujuk si kecil ke dokter spesialis THT.

Berita terkait: