40 Persen Masyarakat Ditargetkan Disuntik Vaksin Covid-19 Hingga September 2021

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, 40 persen dari total target penduduk yang akan divaksin diharapkan bisa tercapai pada September 2021. Pemerintah menargetkan total sekira 180 juta penduduk Indonesia akan menerima vaksin Covid-19.

“Bappenas ikut menghitung bersama ahli termasuk Universitas Indonesia, ahli epidemiologi dan ahli vaksin bahwa untuk mempercepat penurunan laju pertambahan kasus, kita ingin mengejar setidaknya 40 persen dari 180 juta disuntik lebih cepat. Kalau berdasarkan jumlah vaksin, itu kira-kira akan tercapai pada September 2021,” jelas Suharso dalam konferensi pers yang ditayangkan secara virtual pada Senin (22/2).

Namun, dia berharap target tersebut bisa lebih cepat terjadi. “Misalnya bulan Juli, semoga terjadi, maka kasus Covid-19 akan melandai. Kemudian ekonomi akan bergerak lebih baik,” sambungnya.

Sebelumnya, Suharso memproyeksikan kekebalan komunal atau herd immunity baru bisa dicapai pada Maret 2022 mendatang. Atau dalam waktu 15 bulan sejak penyuntikan vaksin Covid-19 pertama dilakukan pada Januari 2021 lalu.

“Dan mudah-mudahan apabila tidak ada aral melintang selama 15 bulan ke depan hitungan kita. Indonesia akan mencapai herd imunity pada bulan Maret tahun depan, InsyaAllah mudah-mudahan itu bisa kita sukseskan,” katanya.

Dia menjelaskan, proyeksi itu didasarkan oleh perhitungan secara matang yang dilakukan oleh Bappenas. Pertama, ialah dengan menekankan terhadap kesediaan vaksin Covid-19 sendiri. “Setidak-tidaknya berdasarkan jumlah hitungan dari vaksin yang sudah confrom sekitar 428 juta lebih. Vaksin yang sudah di confrom itu untuk disuntikan kepada 180 juta penduduk Indonesia yang di atas usia 18 tahun,” terangnya.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com

Berita terkait: