17 Negara Bagian Gugat Trump atas Kebijakan Pelajar Internasional

Sejumlah 17 negara bagian Amerika Serikat (AS), ditambah Distrik Kolumbia, mengajukan gugatan resmi pada Senin (13/7). Mereka menolak kebijakan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengancam keberadaan pelajar internasional.

Langkah itu mengikuti gugatan serupa oleh institusi akademik di AS, yang sampai sejauh ini sudah lebih dari 200 universitas mengambil langkah hukum untuk melawan pembatasan terbaru dari administrasi Trump.

Kebijakan pemerintahan Trump dianggap membahayakan keselamatan mahasiswa dan memaksa institusi akademik untuk mempertimbangkan kembali rencana baru semester mendatang yang telah sejak lama disiapkan.

Universitas-universitas telah menandatangani dokumen legal untuk mendukung Universitas Harvard dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang menggugat Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS (US Immigration and Customs Enforcement/ICE) di Pengadilan Distrik di Boston.

Gugatan hukum itu menantang perintah yang diumumkan baru-baru ini bahwa mahasiswa internasional tidak bisa tetap berada di AS jika mereka hanya mengambil kelas daring seluruhnya di tahun akademik mendatang.

“Pemerintahan Trump bahkan tidak berusaha menjelaskan dasar dari peraturan yang tidak masuk akal ini, yang memaksa sekolah-sekolah untuk memilih antara membiarkan mahasiswa internasional tetap terdaftar atau melindungi kesehatan dan keselamatan kampus mereka,” kata Jaksa Agung Massachusetts, Maura Healey.

Berita terkait: