Published On: Sab, Feb 22nd, 2020

Spirit Of Wuhan Digelar Sebagai Wujud Kepedulian Dan Dukungan Sesama Manusia

Share This
Tags

JAKARTA, IJN.CO.ID – Puluhan organisasi tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Wuhan (AMPW) menggelar kegiatan sebagai wujud kepedulian dukungan terhadap warga Wuhan China dalam menghadapi virus corona. Puluhan organisasi tersebut berasal dari lintas suku, agama, kelompok, dan unsur lainnya.

Kegiatan kemanusiaan Spirit for Wuhan ini digelar di Food Street Pulau Reklamasi Pantai Maju, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (21/2/2020) malam.
Spirit for Wuhan semacam acara kemanusiaan sekaligus memberikan dukungan moral kepada saudara-saudara kita di Wuhan yang sedang berjuang menghadapi serangan virus corona. Dalam acara ini, kita akan kumpulkan donasi untuk membeli satu juta masker yang akan disumbangkan kepada masyarakat Wuhan,” kata Ardy Susanto, SH, ketua panitia acara Spirit for Wuhan,

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Wuhan Ardy Susanto menambahkan, acara ini diinisiasi sejumlah organisasi untuk mendoakan Kota Wuhan sebagai pusat virus corona. “Malam hari ini kita melakukan doa bersama untuk mendoakan para korban yang terkena virus corona di Wuhan,” ujar Ardy lebih lanjut.
Selain itu pihaknya juga akan berdoa untuk para dokter dan perawat yang menangani para pasien serta para ilmuwan yang berusaha menemukan pengobatan atau anti virus dari corona.
Kita berharap dengan dukungan dan doa yang begitu banyak, persoalan ini akan segera selesai dan tidak merembet ke negara-negara lain dan juga ekonomi kembali pulih,” kata Ardy. 
Spirit for Wuhan juga diisi dengan beragam kegiatan, di antaranya penyampaian narasi seputar kondisi terkini di Wuhan, speech dari sejumlah tokoh nasional seperti Wapres KH Ma’ruf Amin, doa bersama para cendikian dan tokoh agama, pengumpulan donasi, serta penyalaan 2.020 lilin. Selain itu, sejumlah artis dan seniman Ibu Kota seperti Pinkan Mambo, Edo Kondologit dan Ayu Azhari juga tampak hadir dalam kegiatan kemanusiaan ini.
“Acara ini terbuka untuk umum. Karena itu, kami mengajak semua lapisan masyarakat dari berbagai profesi, suku, dan agama untuk hadir dalam acara ini sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap saudara-saudara kita di Wuhan,” tutur Ardy, yang juga Ketua Umum DPP IPTI.
Menurut Ardy, panitia juga mengundang sejumlah tokoh-tokoh nasional dari kalangan pemerintah, DPR, ICMI, serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat lainnya. “Panitia sudah mengundang Pak Mahfud MD (Menko Polhukam), Bu Yenny Wahid (Wahid Institute), dan Pak Muhammad Najib tetapi karena satu dan lain hal mereka berhalangan hadir. Maruara Sirait tampak hadir di acara tersebut.
Ardy mengungkapkan, gagasan menggelar acara ‘Spirit for Wuhan’ ini dilatarbelakangi kondisi Wuhan yang sampai saat ini masih ‘dihantui’ wabah virus corona (Covid-19). “Sudah lebih dua bulan masyarakat Wuhan terisolasi. Mereka sangat menderita, karena tidak bisa berpergian kemana-mana,” ujarnya. 
Wabah Covid-19 di Wuhan bukan hanya persoalan masyarakat Wuhan semata, tetapi sudah menjadi persoalan kemanusiaan di dunia, termasuk persoalan masyarakat di Indonesia. “Itu sebabnya, kita harus memberikan semangat kepada masyarakat Wuhan. Kita berdoa, semoga secepatnya ditemukan antivirusnya, sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban virus corona ini,” pungkas Ardy
Seperti dilaporkan South China Morning Post (SCMP), hingga Rabu (19/2/2020) pagi pukul 09.00, ada 2.009 total kematian dari seluruh dunia akibat virus corona. Sebanyak 5 kematian di antaranya di luar daratan China. Sementara kasus positif corona sudah menembus angka 75.196 kasus. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh tercatat 14.448 orang. (fidel)