Published On: Sel, Nov 26th, 2019

Memaknai Hari Guru : Pancasila Adalah Sumber & Keunikan Pendidikan Indonesia

Share This
Tags

Prof. Dr. Manlian Ronald. A. Simanjuntak, ST., MT., D.Min
(Guru Besar Universitas Pelita Harapan)

IJN.CO.ID – Indonesia bersyukur atas hari Guru yang diperingati tanggal 25 November 2019. Kita mengucap syukur atas hari Guru, Indonesia sesungguhnya harus merefleksikan latar belakang Globalisasi dalam Pendidikan Indonesia. “Globalisasi” sesungguhnya adalah komsumsi negara maju. Suatu keniscayaan, rakyat di berbagai negara maju lebih dulu mampu merespon secara positif berbagai dinamika informasi yang sangat cepat, oleh karena telah ditempa waktu, pengalaman dan relasi yang cukup panjang.

Dimana posisi Indonesia di mata dunia saat ini? Indonesia adalah “jamrud katulistiwa”. Kita sesungguhnya patut bersyukur kepada Sang Pencipta untuk posisi Indonesia yang strategis di mata dunia. Postur jumlah rakyat Indonesia yang berkisar lebih dari 260 juta jiwa ditambah kekayaan alam, budaya, agama, maupub bahasa daerah, membuat sesungguhnya Indonesia menjadi negara “terkaya” di Asia Tenggara bahkan di Asia.

Dengan kondisi di atas, bangsa Indonesia hendaknya menyadari posisi dan jati diri bangsa. Posisi Indonesia yang strategis dan unik di mata dunia, seharusnya membuat Indonesia memiliki sikap bernegara yang tidak hanya terpengaruh arus globalisasi yang sesungguhnya bukan komsumsi yang tepat. Jati diri Indonesia adalah Pancasila. Pancasila memampukan Indonesia berelasi dan merespon dinamika dunia secara positif. Pancasila adalah sumber kehidupan bangsa Indonesia. Belajar dari keunikan Pancasila, Indonesia memiliki “nilai-nilai Kebangsaan” yang bersumber dari Pancasila, yaitu: nilai Religius, nilai Kekeluargaan, nilai Keselarasan, nilai Kerakyatan, nilai Keadilan.
Bagaimana mewujudkan 5 nilai Kebangsaan yang bersumber dari Pancasila tersebut? Jawabannya adalah melalui jalur “Pendidikan”.
Untuk itulah “Pendidikan” merupakan program terpenting Indonesia. Secara khusus Pendidikan Karakter berbasis nilai-nilai Kebangsaan yang bersumber dari Pancasila, adalah “fondasi dasar Indonesia”.

Implementasi Program Pendidikan yang menjalankan nilai-nilai Kebangsaan yang bersumber dari Pancasila, yaitu: pendidikan “keluarga”, dan pendidikan “formil yang terintegrasi”.

Jujur kita, Pendidikan Indonesia belum banyak terlibat dalam Program Pendidikan Keluarga.
Jujur juga kita, apakah Pendidikan Formil mulai dari Pendidikan Dasar sampai Pendidikan Tinggi bahkan Pendidikan Profesi sudah terintegrasi?
Hal ini yang menjadi tanggung jawab Pemerintah secara khusus Kementerian Pendidikan & Kebudayaan bersama Kementerian lainnya serta masyarakat Indonesia.

Terobosan yang dilakukan Pemerintah jangan menghilangkan Pancasila. Terobosan yang dilakukan melalui Pendidikan justru harus mencerminkan Pancasila. Beberapa terobosan penting Pendidikan Indonesia:

  1. Pendidikan yang
    terpenting dimulai dari
    keluarga
  2. Pendidikan formil yang
    terpenting yaitu
    Pendidikan Dasar.
  3. Pendidikan Dasar
    sampai Perguruan
    Tinggi harus terintegrasi
    dan berkelanjutan
  4. Pendidikan Profesi di
    Indonesia harus
    mencerminkan keunikan
    Indonesia, yang mungkin
    berbeda dari yang lain

Selamat bagi Pendidikan Indonesia Maju……

Selamat hari Guru.