Published On: Sen, Jan 20th, 2020

Indonesia Kembali Menjadi Tuan Rumah Pentas Musik Amal Anak Berbakat ChildAid Asia

Share This
Tags


JAKARTA, IJN.CO.ID – Pentas musik anak-anak berbakat Internasional bertajuk Konser Amal ChildAid Asia sukses berlangsung di Jakarta , bertempat di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Sabtu(18/1/2020), pentas musik anak berbakat itu ditonton anak-anak dan orang dewasa.

Program ini dimulai dari Singapura (2005), lalu Jepang (2008), Malaysia (2012), dan Indonesia (2016 dan 2017). Filipina (2018), dan Indonesia kembali menjadi tuan rumah ChildAid Asia (2019)

Anak-anak berbakat tersebut di antaranya  adalah Adang Nugraha (Drums), Akbar Buana Saputra (Kendang), Alexander Tristan Hermanto (Piano), Alicia Callista (Saxophone), Fanuel Graciello Sidharta (Electric Bass), Fitriana Eka Putri (Dance), Gabriel Mari F. Domagas (Violin), Gabrielle Grace Setiadi (Dance), Justin Lai (Violin), Jane Callista (Vokal), Kalonica Nicx (Drums), Kong Win Keith (Erhu), Matalino Marquarez Siraj (Piano), Raina Gumay (Vokal), Shuei Ito (Clarinet), Siti Saniyah (Vokal), Stylo Mylo & Sugar Rush Crew (Dance), Vania Celestina Ditra (Piano), dan Vivian Angelina Tjo (Vokal)
Sebagai additional performer yaitu Farepa Dance Group, SMP Don Bosco 2 Choir, dan Unity Choil. Acara dibawakan oleh Master Ceremony cilik bernama Fellycia Janice dan Claire Bridgette Ivan.


Gagasan Child Aid Asia yang dimulai pada tahun 2005 adalah untuk membuat perbedaan bagi anak-anak yang kurang beruntung melalui konser amal dan pada saat yang sama menyediakan platform untuk anak-anak berbakat artistik untuk berkontribusi bagi masyarakat.


Melalui program ChildAid Asia, setiap anak yang memiliki bakat potensi tersebut akan diberi kesempatan untuk berkembang. Sejauh ini ChildAid Asia sudah banyak membantu puluhan anak yang kurang mampu secara ekonomi untuk mengembangkan bakatnya, dan ini akan semakin bertambah jumlahnya di kemudian hari.


Indonesia memiliki banyak sekali bibit atau bakat terpendam di bidang seni. Cuma sayangnya, banyak pula yang belum mendapat kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya. Ini sangat disadari karena keterbatasan faktor ekonomi keluarga.

PESAN OLEH COLIN GOH Ceo The Rice Company Ltd
Dalam kata-kata Pablo Picasso, “The Meaning Of Life Is To Find Your Gift. The Purpose Of Life Is To Give It Away”

ChidAid Asia diinisiasi di Singapura sekitar 15 tahun yang lalu, itu dianggap sebagai platlform untuk membantu anak-anak dalam menunjukkan bakat mereka dan membagikannya kepada khalayak yang lebih besar. Selama bertahun-tahun, saya telah menyaksikan bagaimana titik awal bagi banyak peserta dalam perjalanan mereka dengan ChildAid dimulai dengan keinginan untuk memberi ini.

Ketika Chidaid menjadi regional pada tahun 2011. anak-anak  dari berbagai negara, etnik dan bockground keluarga dengan antusias tampil kan bakat musik dan artistik dalam mendukung ChidAid Asia.  Terima kasih kepada panitia, peserta dan pendukung acara yang percaya pada mandat Chldaid Asia, anak-anak dari latar belakang yang kurang beruntung diberikan kesempatan dan sumber daya untuk mengejar berbagai upaya di Singopore, Jakarta, Kuala Lumpur, dan Tokyo.

“Saya percaya bahwa giffing juga tentang menghubungkan dengan orang lain.  Saya berharap bahwa dalam edisi ke-4 ChidAid Asia Indonesia, kita semua akan memberikan sesuatu: baik itu kesempatan untuk tampil dalam konser musik dan pertunjukan yang menghibur, atau sebuah kegembiraan dimana mengenal teman baru”, ujarnya.

Kita masing-masing berbeda dalam banyak hal, tapi kami datang bersama untuk menunjukkan betapa kami peduli.Tidak ada anak yang memiliki minat yang kuat pada seni harus ditolak ketika ada kesempatan untuk mengembangkan bakat mereka.

“Dengan bekerja bersama menuju tujuan bersama, kami berharap bahwa jaringan organisasi yang berafiliasi di wilayah ini dapat dibentuk, tidak hanya untuk memberikan bantuan pengembangan bagi anak-anak berbakat tetapi kurang istimewa, tetapi juga untuk membangun platform regional untuk memamerkan bakat yang telah dibina di berbagai negara, serta membangun persahabatan dan niat baik di antara anak-anak”, pungkas Colin Goh.(fidel)