Published On: Jum, Nov 29th, 2019

“Charity Catwalk For Autism” Persembahan Rotary Club Menteng Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Share This
Tags

JAKARTA, IJN.CO.ID – Rotary Club Jakarta Menteng menyelenggarakan acara ”Charity Catwalk for Autism”, sebuah pertunjukan fashion show berkolaborasi dengan Alleira Batik dan London School of Public Relations (LSPR) melalui London School Beyond Academy (LSBA). Peserta catwalk dari Rotary Club akan berjalan berdampingan dengan anak-anak dari LSBA dan Rumah Autis, dibalut oleh busana cantik dari Alleira Batik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan awareness mengenai Children with Autism juga, guna membuktikan bahwa anak-anak specialini dapat berkarya dan tampil Iayaknya teman-teman lainnya. 

Presiden Rotary Club Jakarta Menteng periode 2019-2020 Maria Agnes menyampaikan, ”Rotary Club memiliki misi kemanusiaan dalam setiap kegiatannya. Salah satunya yaitu memberikan bantuan serta mengajak stakeholders untuk bersama menunjukkan kepedulian kepada ABK. Tentu saja memiliki anak berkebutuhan khusus tidaklah mudah, membutuhkan ekstra waktu, ekstra biaya dan ekstra perhatian.” 
Kita bersyukur Pemerintah sekarang juga mendukung para disable, banyak fasilitas di jalan yang disediakan untuk mereka yang berkebutuhan khusus, sebab kalo bukan kita yang perduli siapa lagi?”, ujar Maria Agnes ketika ditemui wartawan pada acara Charity Catwalk For Autism, di LaModa, Plaza Indonesia Jakarta, Rabu (27/11).

Acara ini adalah bagian dari CSR Rotari di tahun ini. Rotary adalah organisasi yang anggotanya adalah para Pengusaha, Profesional yang bersama-sama ingin melakukan kebaikan salah satunya adalah menunjang anak-anak berkebutuhan khusus.

“Saya bangga kepada anak2 dari London School Beyond Academy, mereka bisa  tertib, bisa menyanyi dan terutama jalan yang biasanya sulit loh buat mereka seperti anak normal lainnya. Contohnya pasangan carwalk saya tadi Ribka, justru dia yang bilang ke saya  begini saya yang tuntun Tante ya, luar biasa sekali bukan?, tambah Maria Agnes.

Saya puas sekali melihat ini semua, bisa membantu dan terlibat di sini membuat saya terharu dan bangga, apalagi tadi banyak juga tamu yang mengatakan mereka sangat terharu melihat anak-anak ini. Mudah-an ada penerus saya yang bisa terus membuat acara seperti ini ke depan.

“Meskipun saya seorang pengusaha yang tidak ada latar belakang tentang anak berkebutuhan khusus, tetapi melihat ini semua dan terlibat dalam hal ini  membuat saya benar-benar merasa dibeekati, apalagi yang diajak ini adalah keluarga prasejahtera yang pastinya memiliki kebutuhan yang besar untuk merawat ABK”, kata Maria Agnes.

“Sekarang jaman telah berubah, dulu hal seperti ini ditutup-tutupin kan, sekarang saya mohon jangan lagi deh, ini harus terbuka agar orang lain tau bahwa ABK juga bisa melakukan hal yang bisa dilakukan anak normal lainnya. Mereka tidak kecil terus tetapi akan menjadi besar, dewasa dan mungkin menikah, jadi apabila dari awal mereka dididik baik pasti ke depannya juga bagus”, kata Maria Agnes lebih lanjut.

Pesan saya kepada orangtua atau keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus harus terbuka, Karena dengan terbuka sekeliling mungkin bisa membantu, dan jangan memberikan kotak atau stempel atau cap kepada anak ini, tetapi harus diterima, karena dengan penerimaan yng baik seperti ini mereka merasa sama dengan anak normal lainnya dan malah terlihat menjadi luar biasa.

“Persiapan kami memang cukup lama tetapi uniknya untuk anak-anak berkebutuhan khusus ini, persiapan tidak terlalu lama, karena kita memperlakukan mereka dengan baik sehingga mereka bisa beradaptasi juga dengan baik. Jadi anggapan orang bahwa anak berkebutuhan khusus itu seram, berbahaya dan bisa tiba2 mengamuk itu salah dan tidak benar sama sekali”, ujar Maria Agnes.

“Harapan saya apabila kita bertemu orang yang berkebutuhan khusus jangan kita cemooh, jangan dikucilkan, jangan dikotak-kotakkan, kita harus memerima mereka apa adanya karena mereka juga adalah mahkluk ciptaan Tuhan, dan  berharga di mata Tuhan, pungkas Mria Agnes
Untuk itulah hasil penjualan tiket dari kegiatan ini, serta pengumpulan dana dari donatur akan diberikan kepada Rumah Autis.

Rumah Autis merupakan Lembaga Sosial Masyarakat yang menangani anak-anak autis dan Anak Berkebutuhan Khusus lainnya (ABK) dari keluarga tidak mampu. Rumah Autis mempunyai tiga bentuk program yaitu Layanan (Terapi, Sekolah Khusus dan Bimbingan Latihan Keterampilan), Sosialisasi dan Advokasi ABK.

Selain pertunjukan fashion show, dalam Charity Catwalk for Autism ini terdapat pula beberapa performance band anak-anak spesial dari LSBA. Kegiatan tersebut membuktikan bahwa anak-anak special ini dapat berkarya, bermusik dan memberikan pertunjukkan yang sangat baik seperti anak-anak lainnya.

Harapannya dapat meningkatkan awareness mengenai autism atau individu berkebutuhan khusus, dan masyarakat juga dapat menerima serta membantu keberlangsungan hidup mereka. 
Hasil penjualan tiket acara ini, serta pengumpulan dana dari donatur akan diberikan kepada Rumah Autis, tempat terapis untuk ABK Prasejahtera. Adapun kegiatan ini didukung oleh beberapa pihak seperti Lamoda Plaza Indonesia, Batik Kammi, PT. Tons Engineering, Marquee, Mama Leon, Elizabeth Wahyu, Sari Ayu, Dharmawangsa, Papermark, Passion Prive, Gaia Tea, SAVA dan SKINDA.(fidel)