Published On: Ming, Apr 29th, 2018

Kenali Impian Anak Anda Sejak Dini

Share This
Tags
ilusttasi (foto;Ist)

ilusttasi (foto;Ist)

IJN.CO.ID – Semua orangtua tentu memiliki impian untuk mewujudkan cita-cita anak-anaknya. Maka sangat penting untuk menyiapkan anak menggapai impian mereka. Roslina Verauli, Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga mengatakan untuk mewujudkan cita-cita si kecil, orangtua membutuhkan inspirasi, harapan di diri moms, serta kenali impian anak.

“Setiap anak memiliki impian tersendiri. Peran orangtua sangat penting dalam membantu anak membangun impian yang sesuai dengan potensi bakatnya masing-masing. Kemudian memfasilitasi agar kebutuhan bawaan anak untuk mengembangkan potensi diri dapat tercapai secara optimal. Tentu saja anak dan orang tua butuh inspirasi dalam membangun impian bersama,” ujar Roslina Verauli beberapa waktu lalu.

Vera, sapaan akrab Roslina menjelaskan, khususnya bagi anak-anak generasi alfa yang besar di era digital, mampu beradaptasi dengan perubahan dan menyerap informasi dengan sangat cepat. Mereka dianjurkan untuk memiliki keterampilan dan keahlian yang spesifik, dengan mengikuti berbagai kegiatan positif seperti ajang kompetisi sejak kecil.

Dengan ini anak-anak akan memperoleh perubahan positif dari lingkungannya untuk membangun kepercayaan diri mereka atas kemampuannya dan menjadi bintang di masa depan. “Sebenarnya bakat sudah ada dari masa kecil, setiap individu pasti membawa potensi yang dia punya. Namun harus mengerti bagaimana menggapai impian si kecil. Serta dapat menyesuaikan kenyataan dan impian anak, agar tidak terlalu jauh berbeda antara impian dan kenyataan kelak,” tambahnya.

Menurut Vera, ada tiga langkah yang harus moms perhatian dalam membantu anak mencapai impiannya. Langkah tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Terbuka pada pengalaman sehari-hari. Perbanyaklah pengalaman si kecil, lihat apakah mereka menyukai sesuatu dari apa yang ia kerjakan. Perhatikan apa saja yang membuat anak nyaman dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Bantu mereka menemukan kenyamanan dan kebahagiaannya secara maksimal.
  2. Be in time, taking action. Langsung lakukan apa yang anak inginkan, apa yang anak sukai.
  3. Nikmati prosesnya. Anak mulai dilatih mulai dari umur 2-5 tahun agar tahu minat anak apa. Di umur tersebut kita akan menyadari dan memahami kreativitasnya.

(IJN)