Published On: Rab, Feb 14th, 2018

Peringatan Hari Kanker Se-Dunia Dijadikan Kalender Tahunan

Share This
Tags
(foto:johan/IJN)

(foto:johan/IJN)

JAKARTA,IJN.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan minta agar peringatan hari kanker sedunia bukan hanya dijadikan kalender even tahunan. Tapi, lebih pada mewaspadai sejak dini terhadap penyakit kanker.

Jangan anggap sekadar even. Ini peringatan atas apa, ujar Gubernur DKI Jakarta pada saat menghadiri peringati hari kanker sedunia tahun 2018, di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kecamatan Tamansari, Jakbar, Selasa (13/2).

Dalam acara itu hadir Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK), Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Ketua TP PKK DKI Fery Farhati, Wali Kota Jakarta Barat HM Anas Efendi dan para pejabat Pemprov DKI.

Menurut Gubernur, angka kematian akibat penyakit kanker di DKI masih tinggi. Data dari Dinas Kesehatan DKI tercatat, sekitar 3.500 jiwa atau 15 persen kematian di Jakarta disebabkan penyakit kanker. Ironisnya penyakit kanker umumnya sudah ditemukan pada stadium lanjut.

“Saya mengajak kepada warga untuk rajin mengecek kesehatan di puskesmas. Harus waspadai sejak dini terhadap penyakit kanker,” ujarnya.

Selanjutnya Gubernur DKI Jakarta mengatakan sejumlah puskesmas di Jakarta telah dilengkapi fasilitas untuk mendeteksi penyakit kanker. Di puskesmas juga sudah ada alat kreoterapi. Bisa melakukan test IV A positif.

Peringatan hari kanker sedunia tahun 2018, di tandai dengan peresmian bus Transjakarta Cegah Kanker Serviks di depan Museum Seni Rupa dan Keramik, tepatnya Plaza Museum Sejarah Fatahillah.

Bus yang berisi sosialisasi bahaya kanker servis, nantinya akan beroperasi pada koridor 1 dengan rute blok M – Kota. (Johan)