Published On: Rab, Feb 14th, 2018

Pengemis Serbu Vihara Petak Sembilan Glodok

Share This
Tags
(foto:johan/IJN)

(foto:johan/IJN)

JAKARTA,IJN.CO.IDS – Jelang tahun baru imlek 2569 yang jatuh hari Jumat 16 Februari 2018 itu, pengemis sudah berdatangan untuk mengais rejeki dari para dermawan yang datang ke Vihara Dharma Bhakti di Jalan Petak Sembilan, Glodok Jakarta Barat.

Untuk mendapatkan rejeki dari para dermawan yang datang, mereka menginap di dalam komplek Vihara itu. Bukan hanya orang tua saja, anak anakpun ikut mengais rejeki dari para dermawan.

Keberadaan mereka di vihara itu duduk dipinggir dipintu keluar dan masuk vihara beralaskan plastik dan kardus. Pengemis itu datang dari daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Para pengemis itu datang membawa keluarga memboyong istri dan anaknya untuk meminta angpao dari para dermawan yang datng ke vihara itu. “Yah setahun sekali pak, mudah mudahan tahun ini bisa mendapat angpao banyak dari orang yang datang sembahyang, ujar Yanto satu pengemis dari Jabar.

Sementara itu, pengurus Yayasan Dharma Bhakti , Gunawan mengatakan, pengemis yang datang saat ini belum berapa banyak hanya puluhan. Tapi pada hari Imlek jumlah pengemis bisa mencapai ribuan.

Selanjutnya Gunawan mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat apa apa, ia hanya menghimbau agar mereka tidak masuk pelataran untuk sembahyang bagi tamu yang datang, ujarnya.

Mereka umumnya mematuhi dan tidak mengganggu tamu yang datang ingin sembahyang. Mereka duduk tertib di pinggir jalan yang dilalui para tamu yang datang untuk sembahyang.

 Glodok Ramai

Pusat perbelanjaan Pancoran Glodok Tamansari Jakbar dipadati warga yang ingin berbelanja untuk kebutuhan tahun baru imlek.

Warga yang datang berbelanja umumnya mencari barang barang kebutuhan imlek antara lain kue keranjang, kue kering dan pakaian serta pernak pernik imlek.

Tahun ini permintaan pernak pernik tahun ini meningkat hingga 30 persen. Barang yang banyak dicari oleh warga yang merayakan Imlek seperti Lampion warna merah, angpao dan kue kering.

Kue keranjang yang menjadi simbol bagi tahun baru Imlek harganya sangat tinggi mencapai Rp 35 000 per kilogram.

Tahun ini  warga tionghoa merayakan imlek hanya makan makan dirumah atau mengunjungi keluarga untuk saling memanjatkan doa dan jalan jalan ke tempat hiburan, ujar Akiong warga Jembatan Lima Jakarta Barat. (Johan)