Published On: Ming, Jan 14th, 2018

Divisi Infanteri 1 Kostrad Membangkitkan Gairah Para Atlit Tinju Indonesia

Share This
Tags
(foto:Ist)

(foto:Ist)

SERPONG, IJN.CO.ID -Divisi Infanteri 1 Kostrad akan menggelar pertandingan tinju profesional dan amatir memperebutkan piala dan sabuk emas Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad di Living World Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (13/01).
Di Indonesia, olahraga seni bela diri tinju sudah kurang populer dikalangan masyarakat. Hal ini kemungkinan terjadi diakibatkan karena kurangnya penyelenggaraan pertandingan Tinju sehingga secara tidak langsung turut mendukung kemunduran animo masyarakat tentang olahraga Tinju yang mengakibatkan turunnya kualitas para atlit tinju maupun kepopuleran olahraga tinju masyarakat.
Oleh karena itu, Divif 1 Kostrad dan AMPRO mengadakan pertandingan yang memperebutkan sabuk Juara Nasional versi ATI dan sabuk Emas Pangdivif 1 Kostrad, serta beberapa Partai non gelar, kata Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Ainurrahman.
Pertandingan tinju ini, lanjut Ainurrahman, bertujuan untuk mencari bibit atlet olahraga tinju yang bersumber dari prajurit Kostrad khususnya dan umumnya prajurit TNI Angkatan Darat maupun masyarakat umum serta menjalin hubungan komunikasi dengan masyarakat sehingga dapat mendukung Tugas Pokok Divif 1 Kostrad, ujarnya.
Kejuaraan ini terdiri dari dua kelas yaitu Amatir terdiri dari kelas Bantam 54 Kg, kelas Welter ringan 64 Kg, kelas ringan 60 Kg, dan kelas layang 49 Kg, sedangkan untuk kelas Profesional yaitu Mandatory Fight 2018 Versi ATI kelas Bantam 53,5 Kg, Kejuaraan Tinju memperebutkan sabuk emas Pangdivif 1 Kostrad kelas Welter Yunior 63,5 Kg, kejuaraan Tinju Profesional Non Title Versi ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) pusat kelas kelas bulu 57,1 Kg dan kejuaraan tinju Profesional Non Title versi ATI pusat kelas Bantam Junior 52,2 Kg.
Mayjen TNI Ainurrahman berharap momen ini bisa membangkitkan kepedulian anak bangsa Indonesia untuk mengembangkan dan memajukan Tinju Indonesia sehingga pada akhirnya bisa memunculkan petinju yang berprestasi baik dalam lingkup Nasional maupun Internasional, serta turut mendukung program Kemenpora untuk menyaring atlet berbakat khususnya atlet tinju sehingga siap bertanding dikancah Internasional, harap Pangdivif 1 Kostrad.(fidel)