Published On: Sel, Sep 12th, 2017

Puncak HUT RRI Ke-72: “RRI Selalu Ada Dalam Perjalanan Bangsa Indonesia”

Share This
Tags
Direktur Utama M.Rohanudin menyulut Obor Tri Prasetya (foto:Ist)

Direktur Utama M.Rohanudin menyulut Obor Tri Prasetya (foto:Ist)

JAKARTA,IJN.CO.ID – Puncak HUT Radio Republik Indonesia Ke-72 (HUT RRI-72), ditandai prosesi Penyulutan Obor Tri Prasetya yang dilakukan Direktur Utama M.Rohanudin di Auditorium Abdulrahman Saleh di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017).

“RRI selalu ada dalam perjalanan bangsa Indonesia, Presiden Soekarno mengumandangkan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia melalui RRI. Begitu pula di Era Presiden Soeharto, RRI ada dalam program Pembangunan yang dicanangkan Presiden Soeharto,” ungkap M.Rohanudin dalam pidato sambutannya di hadapan tamu undangan.

Era Reformasi ini, lanjut Rohanudin, keberagaman adalah ciri masyarakat multikultural. RRI menjalankan tugas mempersatukan bangsa. Kita mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT,” ujar Rohanudin.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Duta Besar Kuba, Duta Besar Vietnam, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, anggota Komisi I DPR Dave Laksono, Direktur Jenderal  Informasi dan Komunikasi PublikKementerian Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti, penyair kenamaan Indonesia Taufik Ismail.

RRI memberikan penghargaan kepada Kepala Daerah (foto:Ist)

RRI memberikan penghargaan kepada Kepala Daerah (foto:Ist)

Pada  kesempatan tersebut RRI memberikan penghargaan kepada Kepala Daerah atas dedikasi memajukan stasiun RRI di daerah masing-masing. Pengharagaan  disampaikan langsung Direktur Utama LPP RRI Pusat, M. Rohanudin.

Kelima Bupati yang mendapatkan pernghargaan itu adalah:Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati Talaud Sri Wahyuni Maria Manakit,  Bupati Rote Ndao, Bupati Sanggau, Bupati Bima, Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza Mahendra dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Penghargaan ini kami sampaikan sebagai wujud terima kasih kami kepada kepala daerah yang memiliki kesamaan visi untuk menciptakan persatuan dan kesatuan Indonesia di daerah-masing,” kata Rohanudin.

SWARA KENCANA 2017

Seperti biasa RRI juga memberikan penghargaan Swara Kencana 2017, yang diikuti oleh RRI se-Indonesia. Berikut Pemenangnya:

Kategori ‘Sandiwara Radio’ juara pertama di sabet oleh RRI Ranai dengan judul  Ombak Rindu Teluk Selahang, dikuti oleh RRI Makassar sebagai juara kedua dengan judul  Baco dan Jalloro dana pemenang ketiga dari RRI Kendari dengan judul Geliat Kabut di Wakatobi.

Kategori iklan layanan masyarakat (PSA), juara pertama adalah RRI Yogyakarta dengan judul ‘Surat Oranye’, selanjutnya untuk runner up adalah dari RRI Batam dengan judul Cintai Budaya Indonesia’,  dan juara ketiga dari RRI Atambua ‘Keberagaman dalam Kebhinekaan’.

Para pemenang Swara Kencana (foto:Ist)

Para pemenang Swara Kencana (foto:Ist)

Sementara untuk kategori siaran dokumenter yakni RRI Surabaya dengan judul dokumenter ‘Satu Nyali untuk Persebaya’ sukses mengandaskan kompetitor lainnya. Kemudian dokumenter berjudul ‘Kisah September 99’ membawa RRI Atambua meraih posisi kedua dan RRI Sintang dengan judul Gamelan Cinta Sang Legenda berhasil raih juara ketiga.

Kategori Feature, RRI Kendari dengan judul ‘Nikmatnya Sampah Teluk Kendari’, diikuti oleh RRI Cirebon dengan judul ‘Asa di Desa Kenanga;. RRI Sumenep dengan judul Butiran Berkah di Makam Kiyai Kholil Bangkalan,diposisi ketiga.

Kategori DBU Siaran Pedesaan,  dengan judul Kelabu di Tanah Beru sukses menghantarkan RRI Makassar sebagai juara, dan diikuti oleh RRI Purwokerto dengan judul Kecerobohan Berujung Derita, selanjutanya RRI Ranah dengan Butiran Asa di posisi ketiga.(jef)