Published On: Jum, Apr 21st, 2017

Gaya Memimpin Jakarta antara Ahok dan Anies, Apa Bedanya ?

Share This
Tags
(foto:Ist)

(foto:Ist)

JAKARTA,IJN.CO.ID – Hasil hitung cepat berbagai lembaga survei di Pilkada DKI Jakarta menunjukkan keunggulan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Perhitungan yang sudah diakui kedua belah pihak dengan pidato kemenangan oleh Anies dan ucapan selamat dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kepada Anies-Sandi.

Dengan kepemimpinan baru setelah pelantikan pada Oktober nanti, tentu ada kemungkinan perubahan kebijakan pula dan salah satu aspek yang diperkirakan akan mengalami perubahan adalah ketegasan di birokrasi.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Kuskridho Ambardi, kemampuan pasangan Anies-Sandi dalam menggerakkan birokrasi mungkin akan mendapat tantangan.

“Karena selama ini Ahok berani mengambil keputusan dan berani tidak populer, dan itulah yang nanti kita lihat, apakah gaya Anies yang lebih lembut akan efektif.”

“Mungkin juga efektif, karena tercapai tujuannya, tapi kurang efisien,” tambah Kuskridho.

Dalam masa kepemimpinan Gubernur Ahok, Dodi melihat adanya kejelasan tugas yang diberikan dan harus dipenuhi oleh para bawahannya.

“Kriterianya ini, targetnya ini, kalau tak bisa, tak mampu, boleh mundur. Elemen itu yang mungkin akan terkurangi kalau melihat gaya kepemimpinan Anies, mungkin sluggish bureaucracy, lambat sedikit (kinerja birokrasinya),” ujar Kuskridho.

Salah satu alasan yang disebutnya mennjadi dasar penilaian adalah pengalaman Anies sebagai Mendikbud dalam mendistribusikan Kartu Indonesia Pintar yang ‘tidak mencapai target’.

Informasi ini, menurutnya, bisa dijadikan salah satu cara untuk menilai kira-kira kemampuan Anies dalam menggerakkan birokrasi untuk melakukan kebijakannya.

“Tapi kan mereka belum bekerja. Nantilah lihat dalam lima enam bulan,” tambahnya seperti dikutip dari laman BBC. (IJN)