Published On: Jum, Apr 21st, 2017

IRC Tire Indonesia Support Tim di Shell Eco Marathon 2017

Share This
Tags
(foto:Ist)

(foto:Ist)

JAKARTA,IJN.CO.ID – IRC Tire Indonesia kembali membuat gebrakan dengan mensupport 3 tim dari 3 universitas besar di Indonesia. Setelah diakhir 2016 mensupport tim Nakoela dari Universitas Indonesia diajang Kontes Mobil Hemat Energi 2016.

Di 2017 ini, IRC Tire Indonesia kembali mensupport 3 tim yaitu tim Nakoela dari Universitas Indonesia, Rakata dari Institut Teknologi Bandung, dan tim Bumi Siliwangi 1 dari Universitas Pendidikan Indonesia di ajang Shell Eco Marathon 2017.

IRC Tire Indonesia mendatangkan bannya langsung dari Jepang, khusus untuk digunakan ketiga tim di ajang Shell Eco Marathon 2017 di Changi Exhibition Center – Singapore, Maret lalu. 

“Ban IRC yang digunakan ketiga tim itu memiliki compound dan teknologi yang sama dengan yang digunakan di IRC Enviro,hanya saja untuk ukuran ban tersebut tak kami produksi massal di Indonesia sehingga kami harus mendatangkannya dari Jepang,” kata Ferdy Septian selaku Assistant Brand Manager IRC Tire Indonesia yang ditemui media, Kamis (20/4).

Sejumlah tim mahasiswa dari berbagai universitas di Asia ikut serta dalam kompetisi tahunan Shell Eco-Marathon Asia (SEMA) 2017 oleh Shell Global di Changi Exhibition Center, Singapura. Sebelumnya, ajang kompetisi ini juga digelar di Malaysia pada  2010-2013 dan Filipina pada  2014-2016. 

(foto:Ist)

(foto:Ist)

Kompetisi ini merupakan rangkaian acara besar Make The Future (MTF) 2017 yang menampilkan inovasi seputar energi yang terkait dengan energi global. Kompetisi ini tak hanya digelar di Asia, tapi juga di Amerika dan Eropa. 

Shell Eco-Marathon Asia tahun ini menghadirkan 123 tim mahasiswa dari 20 negara untuk berkompetisi dan di tahun 201, terdapat 26 tim mahasiswa Indonesia dari 19 perguruan tinggi yang mewakili Indonesia.

Tim nakoela hore berhasil meningkatkan efisiensi mobil kelas prototype gasoline dari tahun sebelumnya yang mendapatkan best result 792 km/l hingga pada tahun ini menjadi 919 km/l namun penggabungan menjadi satu kelas membuat persaingan sangat ketat.

Driver dari tim nakoela Immanuel Santoclin Benhotti mengatakan puas dengan hasil yang ada. Tim Rakata Institut Teknologi Bandung yang merupakan salah satu perwakilan Indonesia dan juga salah satu tim yang disupport oleh IRC Tire Indonesia di SEMA 2017 pada kategori prototype Internal Combustion Engine berbahan etanol berhasil mecatat hasil 673 km/liter. 

Mereka menempati peringkat 8 dalam kategori prototype Internal Combustion Engine dan peringkat 2 untuk prototype berbahan bakar etanol yang menyusul tim Luk Jao Mae Khlong Prapa Ethanol dari Thailand dengan hasil 759 km/liter. Dan di kelas Prototype Battery Electric, tim Bumi Siliwangi 1 dari Universitas Pendidikan Indonesia  menempati posisi ke 5.

IRC Tire Indonesia tentunya sangat senang dan bangga atas hasil yang diraih dari ketiga tim yang disupport dan akan melakukan pengembangan lebih dalam lagi dalam memaksimalkan performa team-team andalan Indonesia untuk bisa memenangkan kompetisi ini dan mengharumkan nama Indonesia di kancah international. (*/jef)